Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mengeluh Demam, ABK KM Rahmatika asal Rembang Meninggal

Muhammad Fahmi • Kamis, 10 November 2022 | 03:35 WIB
SAKIT: Petugas saat mengevakuasi jenazah ABK KM Rahmatika yang meninggal saat tengah berlayar. (Polairud for Jawa Pos Radar Bromo)
SAKIT: Petugas saat mengevakuasi jenazah ABK KM Rahmatika yang meninggal saat tengah berlayar. (Polairud for Jawa Pos Radar Bromo)
MAYANGAN, Radar Bromo - Seorang anak buah kapal (ABK) di Kapal Mesin (KM) Rahmatika meninggal saat berlayar. Usai KM Rahmatika bersandar di Pelabuhan Probolinggo, Selasa sore, jenazahnya pun langsung dilakukan visum luar. Lalu dibawa ke rumah duka di Desa/ Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang.

ABK yang meninggal itu diketahui bernama Lilik Nur Kapit, 24. Ia ikut berlayar bersama KM Rahmatika ke perairan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 6 bulan.

Kasat Polairud Polres Probolinggo, AKP Slamet Prayitno menegaskan, ABK Kapit meninggal saat perjalanan pulang. “Ada sekitar 28 ABK yang bekerja, termasuk seorang nakhoda,” kata AKP Slamet, Rabu (9/11) pagi.

Perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu menerangkan, Kapit meninggal Jum'at (4/11). “Dari keterangan rekanya. Saat itu korban tengah sakit demam,” imbuhnya.

Kapal yang membawa jenazah Kapit itu tiba di dermaga Pelabuhan Probolinggo, Selasa (8/11) sore. Selanjutnya, jenazah dilakukan otopsi luar di RSUD Moh Saleh.

Dari hasil otopsi luar itu, tidak ditemukan adanya indikasi tindak kriminal. “Hasil pemeriksaan di RSUD setempat, korban meninggal karena sakit. Tidak ditemukan adanya tindak kekerasan dalam insiden tersebut,” tandas AKP Slamet. (rpd/mie) Editor : Muhammad Fahmi
#abk meninggal #abk meninggal di tengah laut