ABK yang meninggal itu diketahui bernama Lilik Nur Kapit, 24. Ia ikut berlayar bersama KM Rahmatika ke perairan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 6 bulan.
Kasat Polairud Polres Probolinggo, AKP Slamet Prayitno menegaskan, ABK Kapit meninggal saat perjalanan pulang. “Ada sekitar 28 ABK yang bekerja, termasuk seorang nakhoda,” kata AKP Slamet, Rabu (9/11) pagi.
Perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu menerangkan, Kapit meninggal Jum'at (4/11). “Dari keterangan rekanya. Saat itu korban tengah sakit demam,” imbuhnya.
Kapal yang membawa jenazah Kapit itu tiba di dermaga Pelabuhan Probolinggo, Selasa (8/11) sore. Selanjutnya, jenazah dilakukan otopsi luar di RSUD Moh Saleh.
Dari hasil otopsi luar itu, tidak ditemukan adanya indikasi tindak kriminal. “Hasil pemeriksaan di RSUD setempat, korban meninggal karena sakit. Tidak ditemukan adanya tindak kekerasan dalam insiden tersebut,” tandas AKP Slamet. (rpd/mie) Editor : Muhammad Fahmi