Melihat senyum mengembang di setiap raut wajah anak-anak ini, seolah melukiskan ada kebahagiaan tak terkira. Usai tasyakuran pagi itu, anak-anak yatim diperkenankan mencari sendiri kebutuhannya di KDS. Setiap anak boleh membawa pulang kebutuhannya masing-masing senilai Rp 250 ribu.
Saat belanja dimulai, ratusan bocah itu terlihat antusias. Mereka bergegas menaiki ekskalator untuk mencari barang kebutuhan yang diidamkan selama ini. Di lantai 2 itu, para karyawan sudah berjajar, siap menyambut dan mendampingi setiap anak.
Alhasil, belanjaan setiap anak mendapatkan bermacam-macam barang. Yang pasti, semua barang dipilih sendiri sesuai selera. Seperti sepatu, sandal, seragam, baju kokoh, kaus hero, jaket, topi, celana jins, hingga tas sekolah.
“Hari ini (kemarin), KDS Probolinggo tepat berusia 19 tahun. Pada hari bahagia ini, menapaki usia yang mulai beranjak dewasa, KDS Probolinggo ingin memperingatinya dengan kegiatan yang bermanfaat. Salah satunya mengundang 100 anak yatim piatu untuk belanja kebutuhan secara gratis di KDS Probolinggo,” ujar Manajer KDS Probolinggo Hendra Sentosa.
Seratus anak yatim piatu ini, kata Hendra, merupakan warga dari lingkungan di sekitar KDS Probolinggo. Ada juga anak yatim dari lingkungan para karyawan KDS. “Kami tidak ingin keberadaan mereka luput dari perhatian,” katanya.
Selain membawa pulang belanjaan gratis, anak-anak yatim ini juga mendapatkan bingkisan makanan ringan dari KDS. Ditambah uang santunan hasil donasi para karyawan KDS Probolinggo. Para pendamping anak-anak ini juga kebagian dapat bingkisan paket sembako dari KDS.
“Pada saat yang sama, kami juga menggelar donor darah untuk membantu memenuhi pasokan stok darah di Kota Probolinggo. Bekerja sama dengan PMI Cabang Probolinggo. Bagi yang ikut donor darah, mendapatkan bingkisan menarik dari KDS Probolinggo. Dari 118 donor, terkumpul 92 kantong darah,” jelas Hendra.
Perhatian KDS Probolinggo terhadap anak-anak yatim piatu, khususnya di wilayah Kelurahan Tisnonegaran, mendapatkan apresiasi dari Lurah Tisnonegaran Siti Hotidjah, S.Sos., M.M. Ia mengaku bahagia karena perhatian KDS terhadap anak-anak yatim di sekitarnya tidak pernah putus.
“Kegiatan belanja gratis ini tentu sangat dibutuhkan anak-anak yatim. Tentu saja kegiatan ini bisa mengurangi beban keluarga mereka,” ujarnya.
Ia berharap apa yang dilakukan KDS bisa jadi teladan bagi perusahaan maupun toko retail lain di Kota Probolinggo. Mengingat, sebagian besar toko-toko besar di Kota Probolinggo ini memang berada di wilayah Kelurahan Tisnonegaran.
Selain Lurah Tisnonegaran, rasa syukur juga diungkapkan salah satu pendamping dari dua anak yatim kakak-beradik yang mendapat kesempatan belanja gratis dari KDS. “Jangankan anak-anak, saya sebagai seorang ibu merasa senang sekali. Syukur Alhamdulillah, saya diberi kesempatan memenuhi kebutuhan anak-anak saya,” ujarnya sambil berlinang air mata.
Ibu yang berprofesi sebagai penyapu jalan ini mengatakan, suaminya meninggal karena sakit 5 tahun lalu. Saat itu, usia si kecil masih tiga bulan. “Semoga KDS Probolinggo sukses selalu. Diganti rezekinya yang lebih banyak dan berkah. Terima kasih banyak sudah menyenangkan anak-anak yatim,” ujar ibu 37 tahun ini. (el/adv) Editor : Ronald Fernando