Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Vaksin Meningitis Langka, KKP Probolinggo Dapat 3 Ribu Dosis Langsung Habis

Jawanto Arifin • Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:15 WIB
LANGSUNG HABIS: Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Probolinggo menerima relokasi 3 ribu vaksin Meningitis. Namun, habis dalam waktu sehari. (Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)
LANGSUNG HABIS: Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Probolinggo menerima relokasi 3 ribu vaksin Meningitis. Namun, habis dalam waktu sehari. (Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)
MAYANGAN, Radar Bromo - Sempat langka, Probolinggo mendapat kiriman atau relokasi vaksin meningitis dari Surabaya. Sabtu (8/10), sebanyak 3 ribu dosis vaksin meningitis datang. Namun, Minggu (9/10), vaksin itu langsung habis.

Tiga ribu dosis vaksin Meningitis itu sampai di kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Probolinggo. Vaksin itu direlokasi dari Surabaya lantaran banyaknya permintaan untuk jamaah yang hendak umrah.

Koordinator Substansi Upaya Kesehatan Lintas Wilayah pada KKP Kelas II Probolinggo dr Solihah menjelaskan, stok vaksin meningitis memang sempat kosong. Tidak hanya di Indonesia, bahkan di seluruh dunia.

“Mulai 15 September di KKP Probolinggo sudah kosong,” terangnya saat ditemui di kantor yang berada di Jl Ikan Tengiri, Keluahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Senin (10/10) pagi.

Lantaran lama kosong dan permintaan banyak, akhirnya pihaknya mengusulkan pengadaan vaksin meningitis ke kementerian. Akhirnya, KKP Probolinggo mendapatkan relokasi dari Surabaya sebanyak 3 ribu dosis. Namun, karena permintaan yang tinggi, 3 ribu dosis itu langsung habis dalam sehari.

“Memang permintaan vaksin meningitis di Jawa paling banyak. Untuk tiga ribu dosis vaksin itu sudah habis. Kami distribusikan ke seluruh wilayah KKP Probolinggo. Meliputi Malang hingga Banyuwangi,” tandasnya.

Rencananya, menurut dr Solihah, minggu kedua bulan Oktober akan datang lagi vaksin meningitis. Bila tidak ada perubahan, KKP Probolinggo akan mendapat jatah 8 ribu dosis.



Namun, menurutnya, bukan hanya KKP Probolinggo yang akan dapat suplai vaksin meningitis. Sejumlah klinik dan rumah sakit penyedia juga disuplai.

“Tentunya disuplai dengan jumlah berbeda. Sehingga dimungkinkan delapan ribu dosis itu tidak langsung habis dalam sehari seperti yang terjadi saat relokasi 3 ribu dosis dari Surabaya kemarin,” imbuhnya.

Hingga kini belum diketahui apa penyebab kelangkaan vaksin meningitis. Dokter Solihah memprediksi, salah satu faktornya yakni akibat Covid-19 tahun kemarin.

“Prediksinya akibat Covid kemarin ya. Semuanya sibuk memproduksi vaksinasi Covid. Sehingga belum memproduksi vaksin meningitis lantaran saat itu juga tidak ada jamaah yang berangkat haji dan umrah. Setelah dibuka kembali, rupanya permintaan membeludak,” tandasnya. (rpd/hn) Editor : Jawanto Arifin
#kkp probolinggo #vaksin meningitis