Harapan ini terungkap saat kick off peringatan satu abad lahirnya NU, Sabtu (1/10) di lapangan Desa Kedungsari, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Timbul Prihanjoko yang hadir sebagai Wabup Probolinggo berharap, peran ulama khususnya di jajaran NU bisa terus berkembang.
Sebab Negara Indonesia ini ada salah satunya karena peran dari NU. Terlebih saat ini dengan banyaknya ideologi yang ditawarkan. Perlu sebuah benteng kokoh agar generasi muda NU tidak terpengaruh oleh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.
“Perlu kesadaran kolektif dan kebersamaan. Kalau bisa membagi perannya masing-masing, maka NU akan tetap dicintai oleh masyarakat. Selama ini hubungan NU dengan pemerintah sudah sangat baik. NU sudah banyak membantu program pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” bebernya.
Selain Joko -panggilannya-, sejumlah tokoh politik pun hadir dalam kegiatan itu. Ada anggota DPRD Jawa Timur Habib Mahdi yang juga digadang-gadang menjadi calon Bupati Probolinggo. Hadir juga anggota DPR RI Aminurrohman dan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Muzammil Syafi’i.
Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo juga hadir, juga Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Sruji Bachtiar. Sementara tokoh NU yang hadir yaitu Rais Syuriyah PCNU Kraksaan KH Abdul Wasik Hannan; Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan H. Ahmad Muzammil bersama sejumlah jajaran pengurus serta sejumlah pengasuh pondok pesantren.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan H Ahmad Muzammil mengatakan, kick off 1 abad NU ini merupakan pembukaan dari kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam peringatan 1 abad NU dan menyongsong abad ke-2. Kegiatannya melibatkan semua lembaga badan otonom. Kegiatan ini merupakan perwujudan dan amanah dari PBNU untuk mengadakan pekan olahraga NU di tiap-tiap cabang untuk memeriahkan kick off 1 abad NU.
“Usia yang sudah mencapai 1 abad, setiap tahun akan tumbuh 1 pembaharu di tubuh NU mulai dari PBNU hingga ranting NU. Harapannya bagaimana di jajaran NU dan pemerintahan mulai dari eksekutif, legislatif dan yudikatif ada pembaharu,” katanya.
Setelah kick off, acara yang diadakan PCNU Kota Kraksaan itu dilanjutkan dengan kirab panji dan jalan sehat bersarung. Kegiatan ini diikuti sekitar 12 ribu warga NU yang berasal dari jajaran pengurus PCNU Kota Kraksaan dengan melibatkan MWCNU Gending, MWCNU Banyuanyar, MWCNU Maron, MWCNU Tiris Barat dan MWCNU Tiris Timur. (ar/hn) Editor : Jawanto Arifin