---------------------------------------------------------------------------------------------------
RSUD Tongas berdiri sejak 2000. Sudah berusia 22 tahun. Berbagai sarana dan prasaran terus dikembangkan. Tujuannya untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat atau pasien. Kini, RSUD Tongas juga bersiap naik kelas menjadi rumah sakit tipe C.
Sosialisasi tentang Layanan RSUD Tongas Bersama Jejaring Lintas Sektor itu dihadiri oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. H.A Timbul Prihanjoko; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono; beserta Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Hariawan Dwi Tamtomo.
Juga hadir para kepala puskesmas dan camat wilayah barat, serta Kapolsek dan Danramil Tongas. Hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat. Acara diawali dengan safety briefing dan pemutaran video profil RSUD Tongas yang disaksikan semua undangan.
Direktur RSUD Tongas drg. Wahyuningsih P., M.M.Kes. mengatakan, RSUD Tongas berdiri di atas lahan seluas 21.570 meter persegi. Sejak berdiri pada 2000, status RSUD Tongas masih berstatus tipe D. “Saat ini kami sedang berproses naik kelas ke tipe C. Akreditasi akan dilakukan pada Desember nanti,” katanya.
Selain terus mengembangkan layanan kesehatan, termasuk sarana dan prasarananya, Wahyuningsih mengatakan, RSUD Tongas juga terus melengkapi sumber daya manusia (SDM) kesehatan. “Dokter spesialis di sini ada 14 orang dan 8 dokter umum. Kemudian, perawat ada 94 orang dan bidan 39 orang. Total tenaga kesehatan kami ada 285 orang,” jelasnya.
Demi memberikan kemudahan bagi masyarakat atau pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan, RSUD Tongas membuka pendaftaran secara online. Baik untuk pasien rawat jalan maupun rawat inap dan instalasi gawat darurat (IGD). Pendaftaran online bisa menghubungi nomor 081132228943. Kemudian, untuk IGD dengan nomor 081132228946.
Wakil Bupati Drs. H.A. Timbul Prihanjoko berharap RSUD Tongas terus meningkatkan kualitas layanannya. Sebagai upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Juga perlu dilakukan kegiatan berkala antara pengelola rumah sakit, lintas sektor, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.
“Ini untuk menyerap aspirasi, masukan, dan saran. Sehingga layanan dan fasilitas di rumah sakit sesuai harapan masyarakat. Atas nama pribadi dan Pemkab Probolinggo, saya sangat mengapresiasi acara ini. Karena melalui kegiatan ini, ada sejumlah saran dan masukan yang disampaikan berbagai pihak. Demi peningkatan kualitas layanan di RSUD Tongas,” katanya. (uno/adv) Editor : Ronald Fernando