Kondisi ini pun menjadi perhatian serius Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKP) Kota Probolinggo. ”Ini ada temuan ayam potong mati tidak sempurna. Pasti ayam ini saat proses penyembelihan tersiksa. Karena urat leher ayam itu hanya tergores sedikit. Tidak sampai putus total,” kata Kepala DPKP Kota Probolinggo Aries Santoso.
Aries pun menegaskan, pihaknya akan segera minta bidang peternakan untuk mengumpulkan para pelaku usaha pemotongan atau penyembelihan ayam. Supaya dapat memperhatikan cara dan proses penyembelihan ayam yang benar. Sehingga proses penyembelihan atau pemotongan ayam sempurna, tidak sekadar dipotong.
”Nanti akan kami panggil dan kumpulkan semua mereka (pelaku usaha potong ayam). Supaya masyarakat tidak dirugikan dengan membeli ayam yang mati tidak dengan sempurna,” terangnya.
Salah satu pedagang daging ayam potong mengatakan, dirinya tidak tahu menahu soal proses pemotongan ayam tersebut. Sebab, mereka hanya mendapat pasokan dari juragan ayam potong. Dia berharap, pemkot bisa memperingatkan para pelaku usaha potong ayam agar menyembelih ayam sesuai aturan.
”Iya perlu diingatkan itu juragan yang biasa motong ayam. Kalau kami hanya menjual di sini,” ungkap perempuan setengah baya itu. (mas/hn) Editor : Ronald Fernando