Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Empat Jembatan di Selogudig Wetan Rampung, Akses Pertanian Kian Mudah

Jawanto Arifin • Kamis, 2 Juni 2022 | 15:40 WIB
KOKOH: Salah satu jembatan di Desa Selogudig Wetan, Kecamatan Pajarakan, yang telah rampung dibangun. Tahun ini ada empat unit jembatan yang dibangun untuk mendukung program ketahanan pangan. (Foto: Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)
KOKOH: Salah satu jembatan di Desa Selogudig Wetan, Kecamatan Pajarakan, yang telah rampung dibangun. Tahun ini ada empat unit jembatan yang dibangun untuk mendukung program ketahanan pangan. (Foto: Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)
PENINGKATAN sarana pertanian menjadi prioritas pembangunan infrastruktur di Desa Selogudig Wetan, Kecamatan Pajarakan, tahun ini. Empat jembatan yang merupakan akses menuju lahan pertanian, sudah rampung dibangun. Jembatan yang awalnya hanya kayu dan bambu, kini dibeton.

Empat unit jembatan di Desa Selogudig Wetan, semakin aman dan nyaman dilintasi. Jembatan yang menjadi penghubung menuju lahan pertanian itu semuanya berada di Dusun Asem. Masing-masing jembatan lebarnya bervariasi. Mulai 2,5 meter sampai 4 meter.

Sebelum dibangun, empat jembatan ini hanya berupa jembatan kayu dan bambu. Tidak nyaman dan aman dilintasi. Terutama bagi para petani yang membawa peralatan pertanian, seperti mesin bajak sawah.

Photo
Photo
SERASI: Kepala Desa Selogudig Wetan Bagus Budi Prayoga bersama Ketua TP-PKK Desa Selogudig Wetan Riski Jayantika. (Foto: Pemdes Selogudig Wetan for Jawa Pos Radar Bromo)

Kepala Desa Selogudig Wetan Bagus Budi Prayoga mengatakan, pembangunan empat jembatan ini demi mendukung program ketahanan pangan. Setelah dibangun, petani bisa lebih mudah mengangkut alat atau mesin pertanian. Termasuk ketika mengangkut hasil panen.

“Dulu, ketika masih berupa jembatan kayu, petani yang hendak membawa traktor ke sawah kesulitan. Harus turun ke sungai dulu. Karena, jembatannya tidak kuat. Alhamdulillah, sekarang sudah leluasa. Aman dan nyaman untuk dilewati traktor,” katanya.



Pembangunan jembatan ini merupakan program prioritas tahun ini. Selain dibutuhkan, sektor pertanian menjadi penopang perekonomian mayoritas warga. Dalam setiap musim mereka menanam padi, tembakau, jagung, dan tanaman lainnya. “Semoga jembatan itu mempermudah warga, terutama petani,” harapnya.

 

Maksimalkan Peran Karang Taruna

Sejak 13 April 2022, Desa Selogudig Wetan, Kecamatan Pajarakan, memiliki pemimpin baru. Ia adalah Bagus Budi Prayoga. Pria kelahiran 1988 ini, bertekad membangun desa yang dipimpinnya menjadi lebih baik. Salah satunya dengan menggandeng para pemuda.

Photo
Photo
PEMBERDAYAAN PEMUDA: Tim Sepak Bola Singo Ireng Desa Selogudig, berfoto bersama. Tim ini diketuai oleh Kepala Desa Selogudig Wetan Bagus Budi Prayoga. (Foto: Pemdes Selogudig Wetan for Jawa Pos Radar Bromo)

Salah satunya dengan memberikan ruang kepada para pemuda untuk bisa menyalurkan bakat dan minatnya melalui Karang Taruna. Wadah untuk para pemuda itu akan lebih dihidupkan lagi. “Melalui Karang Taruna, pemuda desa kami bisa memiliki kegiatan yang positif,” ujar kepala desa yang juga pengurus Askab PSSI Kabupaten Probolinggo itu.

Ketua Tim Sepak Bola Singo Ireng Desa Selogudig Wetan, ini mengatakan, ada dua cabang olahraga (cabor) yang akan lebih dihidupkan lagi. Sepak bola dan voli. Desa Selogudig, juga memiliki fasilitas lapangan sepak bola yang persis berada di utara kantor desa.

“Harapannya melalui cabang olahraga ini, kami bisa memunculkan potensi pemuda desa kami. Kami berharap ke depan Karang Taruna bisa berinovasi mengembangkan semua potensi dan ikut berkontribusi membangun desa,” katanya.



Menurutnya, Karang Taruna merupakan wadah paling tepat untuk penyelenggaraan kegiatan dan program sosial. Karang Taruna juga memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menyelesaikan berbagai bentuk persoalan sosial kemasyarakatan.

“Apalagi sekarang banyak terjadi aksi kejahatan seksual dan bentuk-bentuk kriminalitas lainnya. Seperti narkoba yang pelakunya kebanyakan pemuda berusia produktif. Karena itu, Karang Taruna memerlukan banyak dukungan dari pemerintah. Terutama di tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan. Baik secara moril maupun dari sisi anggaran,” jelasnya. (uno/rud/*)

 

APBDES PEMERINTAH DESA SELOGUDIG TAHUN ANGGARAN 2022

Pendapatan
Pendapatan asli desa                                                 Rp 12.180.000,00
Pendapatan transfer                                                  Rp 1.725.235.483,00
Pendapatan lain-lain                                                  Rp 100.000,00
Jumlah pendapatan                                                   Rp 1.737.515.483,00

Belanja
Bidang penyelenggaran pemerintah desa                     Rp 618.947.283,00
Bidang pelaksanaan pembangunan desa                      Rp 685.338.073,66
Bidang penanggulangan bencana dan mendesak desa   Rp 516.633.600,00
Jumlah belanja                                                         Rp 1.820.918.956,66


Surplus/(Defisit)                                                      (Rp. 83.403.476,66)

Pembiayaan
Penerimaan pembiayaan                                             Rp 83.403.476,66
Pembiayaan netto                                                      Rp 83.403.476,66

Sisa lebih pembiayaan anggaran                             Rp            0,00 Editor : Jawanto Arifin
#desa selogudig wetan #kecamatan pajarakan #transparansi desa #tilik desa