Empat unit jembatan di Desa Selogudig Wetan, semakin aman dan nyaman dilintasi. Jembatan yang menjadi penghubung menuju lahan pertanian itu semuanya berada di Dusun Asem. Masing-masing jembatan lebarnya bervariasi. Mulai 2,5 meter sampai 4 meter.
Sebelum dibangun, empat jembatan ini hanya berupa jembatan kayu dan bambu. Tidak nyaman dan aman dilintasi. Terutama bagi para petani yang membawa peralatan pertanian, seperti mesin bajak sawah.
Kepala Desa Selogudig Wetan Bagus Budi Prayoga mengatakan, pembangunan empat jembatan ini demi mendukung program ketahanan pangan. Setelah dibangun, petani bisa lebih mudah mengangkut alat atau mesin pertanian. Termasuk ketika mengangkut hasil panen.
“Dulu, ketika masih berupa jembatan kayu, petani yang hendak membawa traktor ke sawah kesulitan. Harus turun ke sungai dulu. Karena, jembatannya tidak kuat. Alhamdulillah, sekarang sudah leluasa. Aman dan nyaman untuk dilewati traktor,” katanya.
Pembangunan jembatan ini merupakan program prioritas tahun ini. Selain dibutuhkan, sektor pertanian menjadi penopang perekonomian mayoritas warga. Dalam setiap musim mereka menanam padi, tembakau, jagung, dan tanaman lainnya. “Semoga jembatan itu mempermudah warga, terutama petani,” harapnya.
Maksimalkan Peran Karang Taruna
Sejak 13 April 2022, Desa Selogudig Wetan, Kecamatan Pajarakan, memiliki pemimpin baru. Ia adalah Bagus Budi Prayoga. Pria kelahiran 1988 ini, bertekad membangun desa yang dipimpinnya menjadi lebih baik. Salah satunya dengan menggandeng para pemuda.
Salah satunya dengan memberikan ruang kepada para pemuda untuk bisa menyalurkan bakat dan minatnya melalui Karang Taruna. Wadah untuk para pemuda itu akan lebih dihidupkan lagi. “Melalui Karang Taruna, pemuda desa kami bisa memiliki kegiatan yang positif,” ujar kepala desa yang juga pengurus Askab PSSI Kabupaten Probolinggo itu.
Ketua Tim Sepak Bola Singo Ireng Desa Selogudig Wetan, ini mengatakan, ada dua cabang olahraga (cabor) yang akan lebih dihidupkan lagi. Sepak bola dan voli. Desa Selogudig, juga memiliki fasilitas lapangan sepak bola yang persis berada di utara kantor desa.
“Harapannya melalui cabang olahraga ini, kami bisa memunculkan potensi pemuda desa kami. Kami berharap ke depan Karang Taruna bisa berinovasi mengembangkan semua potensi dan ikut berkontribusi membangun desa,” katanya.
Menurutnya, Karang Taruna merupakan wadah paling tepat untuk penyelenggaraan kegiatan dan program sosial. Karang Taruna juga memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menyelesaikan berbagai bentuk persoalan sosial kemasyarakatan.
“Apalagi sekarang banyak terjadi aksi kejahatan seksual dan bentuk-bentuk kriminalitas lainnya. Seperti narkoba yang pelakunya kebanyakan pemuda berusia produktif. Karena itu, Karang Taruna memerlukan banyak dukungan dari pemerintah. Terutama di tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan. Baik secara moril maupun dari sisi anggaran,” jelasnya. (uno/rud/*)
APBDES PEMERINTAH DESA SELOGUDIG TAHUN ANGGARAN 2022
Pendapatan
Pendapatan asli desa Rp 12.180.000,00
Pendapatan transfer Rp 1.725.235.483,00
Pendapatan lain-lain Rp 100.000,00
Jumlah pendapatan Rp 1.737.515.483,00
Belanja
Bidang penyelenggaran pemerintah desa Rp 618.947.283,00
Bidang pelaksanaan pembangunan desa Rp 685.338.073,66
Bidang penanggulangan bencana dan mendesak desa Rp 516.633.600,00
Jumlah belanja Rp 1.820.918.956,66
Surplus/(Defisit) (Rp. 83.403.476,66)
Pembiayaan
Penerimaan pembiayaan Rp 83.403.476,66
Pembiayaan netto Rp 83.403.476,66
Sisa lebih pembiayaan anggaran Rp 0,00 Editor : Jawanto Arifin