Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Review Revitalisasi Alun-alun untuk Sesuaikan Biaya dengan Aturan Baru

Jawanto Arifin • Sabtu, 26 Maret 2022 | 22:15 WIB
KURANG AMAN: Kawasan Alun-alun Probolinggo saat dipotret dari udara. Senin sore (21/2), motor matik pengunjung alun-alun raib saat ditinggal jogging. (Fahreza Nuraga/ Jawa Pos Radar Bromo)
KURANG AMAN: Kawasan Alun-alun Probolinggo saat dipotret dari udara. Senin sore (21/2), motor matik pengunjung alun-alun raib saat ditinggal jogging. (Fahreza Nuraga/ Jawa Pos Radar Bromo)
MAYANGAN, Radar Bromo - Rencana pemkot merevitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo semakin dimatangkan. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) masih me-review sebelum eksekusi. Ditargetkan April sudah bisa masuk lelang.

Plt Kabid Cipta Karya pada Dinas PUPR-Perkim Kota Probolinggo, Rahman Kurniadi mengungkapkan, awal April ini memang direncanakan dumulai proyek revitalisasi alun-alun. Proyek senilai Rp 7 miliar itu bisa dilakukan namun masih harus dilakukan review, untuk menyesuaikan dengan permen PUPR Nomor 1 Tahun 2022.

Dalam Permen baru ini, ada aturan baru mengenai analisa harga satuan pekerjaan (AHSP). Ini terkait perhitungan analisa harga satuan pekerjaan yang selalu mengikuti perkembangan standar nasional atau spesifikasi teknis pekerjaan konstruksi.

TERUS DIPERCANTIK: Warga berolahraga di Alun-alun Probolinggo saat pagi hari. Tahun ini alun-alun kembali direvitalisasi. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)
TERUS DIPERCANTIK: Warga berolahraga di Alun-alun Probolinggo saat pagi hari. Tahun ini alun-alun kembali direvitalisasi. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)
LUAS: Alun-alun Probolinggo dipotret dari atas. (Foto: Dok. Radar Bromo)

Selain itu, ada penyesuaian pajak yang naik menjadi 11 persen dari sebelumnya 10 persen. Meski ada perubahan dalam aturan ini, Rahman menyebut, rencana revitalisasi tetap sesuai rencana awal. Namun, tentunya rencana anggaran biaya (RAB) akan disesuaikan.

“Item utama tetap. Cuma, RAB akan mengalami penyesuaian dengan aturan baru. Hanya sedikit mengurangi di bagian aksesoris saja,” ungkapnya.

Aksesoris yang mungkin akan dilakukan penyesuaian adalah lampu hias. Sebelumnya, pihaknya berencana memasang lampu hias di sekeliling alun-alun. Namun pengurangannya berapa, pihaknya masih menunggu laporan dari konsultan dahulu.



“Sebagian lampu hias dikurangi. Ini menyesuaikan anggaran. Cuma pastinya, kami masih menunggu laporan dari konsultan,” terang Rahman.

Untuk diketahui, revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo dilakukan sejak 2019. Di tahun pertama itu, revitalisasi dilakukan tepat di bagian tengah alun-alun. Revitalisasi berupa peninggian kawasan alun-alun. Peninggian alun-alun dilakukan karena saat hujan alun-alun kerap terendam.

Namun pembangunan tahap pertama ini mengalami keterlambatan, sehingga dilanjutkan pada tahun 2020. Pada tahun 2020, pekerjaan revitalisasi berupa penanaman rumput serta perawatan yang dilakukan selama 365 hari.

Selanjutnya, pada 2021 lalu, giliran di bagian utara. Di bagian utara ini dibangun kantor Dekranasda, Tourist Information Center (TIJ), dan kamar mandi. Bangunan TIJ lama dibongkar. Selain itu, akan ada pembangunan taman di area alun-alun.

Sementara tahun ini, revitalisasi akan dilakukan di sisi timur. Di mana di lokasi ini akan dibangun permainan anak di selatan air mancur. Kawasan ini juga akan dijadikan pusat oleh-oleh khas Kota Probolinggo, serta juga akan dibangun fitness outdoor di taman manula.

Kemudian, pagar yang mengelilingi alun-alun akan dilepas dan sebagai gantinya akan ada gerbang baru di bagian selatan. Lalu, ada lampu taman yang dibangun dengan mengelilingi alun-alun. Total anggaran untuk mewujudkannya Rp 7 miliar dari APBD 2022. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin
#rehab alun-alun #alun-alun probolinggo