Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Susah Tertibkan PKL Jalan Cokroaminoto, Alasannya Karena Ini

Jawanto Arifin • Minggu, 20 Februari 2022 | 21:26 WIB
PAKAI TROTOAR: Sejumlah lapak PKL berada di trotoar Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
PAKAI TROTOAR: Sejumlah lapak PKL berada di trotoar Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
KANIGARAN, Radar Bromo - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, tak mudah. Alasannya, para PKL ini rata-rata merupakan warga yang berdomisili di lokasi tersebut.

Selama ini PKL di Jalan Cokroaminoto banyak yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan. Mereka meletakkan lapaknya di atas jalur pedestrian. Kondisi ini membuat pejalan kaki harus berjalan di bahu jalan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, PKL tidak boleh berjualan di trotoar. Karena itu bukan areal untuk berjualan, melainkan jalur bagi pejalan kaki.

Namun, penertiban PKL sepenuhnya merupakan kewenangan Satpol PP selaku penegak peraturan daerah (perda). Pihaknya hanya sebatas memberikan lokasi bagi PKL. Pemkot pun berencana membuat sentral PKL baru di sejumlah lokasi tahun ini.

Di antaranya, di Jalan Mastrip, RTH Kedopok, Taman Semeru, hingga Taman Maramis. Namun, yang jadi pertanyaan, apakah para PKL bersedia jika mereka direlokasi ke tempat baru? “Apalagi mereka sudah bertahun-tahun di situ dan mayoritas warga Cokro,” ujar Fitri.

Kasatpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman mengatakan, penertiban PKL memang rutin dilakukan. Namun, untuk PKL di Jalan Cokro, sulit untuk bisa ditertibkan. Sebab, mereka adalah warga setempat.

“Apalagi PKL ini memenuhi trotoar mulai dari utara hingga ke selatan mendekatan Bundaran Glaser. Harus ada lokasi pengganti jika memang ingin ditertibkan,” ujarnya. (riz/rud) Editor : Jawanto Arifin
#satpol pp kota probolinggo #pkl kota probolinggo #jalan cokroaminoto