Menurut Robby, salah seorang warga Kelurahan Kebonsari Kulon, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00. Saat itu bus karyawan PT Kutai Timber Indonesia (KTI) yang disopiri oleh Hotib, 45, melaju dari utara. Bus itu menyalip satu kendaraan.
Sementara dari arah berlawanan ada sepeda motor Yamaha Mio Soul bernopol N 6557 RV yang dikendarai Fredy. Akibat jarak yang terlalu dekat, terjadi benturan.
“Sepertinya bus menyalip satu motor, namun karena bus ini cukup lebar, sisi kanan sedikit lebih dari garis tengah. Akhirnya, tabrakan. Korban yang menabrak bagian sisi kanan bus sempat terlindas dan terjatuh ke barat jalan. Tepat di depan saya jualan,” ujar pedagang sempol tersebut.
Melihat kondisi korban parah, warga membantunya. Menutup kaki kanan korban yang patah. Tak lama kemudian, korban dilarikan ke IGD RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo.
Sementara itu, Hotib mengatakan bus yang dikendarainya melaju pelan. Apalagi, saat itu arus lalu lintas padat. “Saya pelan. Tapi, motor ini kencang dan langsung menghantam bagian sisi kanan bus dan terlempar,” ujarnya.
Pernyataannya dibenarkan oleh salah seorang karyawan PT KTI. Pria yang enggan namanya disebutkan itu, mengaku mengetahui peristiwa kecelakaan itu.
“Saya tahu betul. Memang bus nyalip pemotor, tapi posisinya pelan. Pemotor ini (korban) bawa motornya seperti linglung. Ia tancap gas dan langsung hantam bus bagian kanan depan,” ujarnya.
Hingga pukul 18.05 petugas kepolisian masih melakukan olah TKP. Sementara bus yang terlibat laka beserta motor diamankan ke Rupbasan. “Kami masih lakukan penyelidikan. Soalnya sejumlah saksi mengaku tidak tahu,” ujar Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota, Bripka Yeri Mugiarto. (rpd/rud) Editor : Jawanto Arifin