Korban meninggal sesaat setelah menghentikan laju motornya di Jalan Desa Ledokombo, Kecamatan Sumber. Ia hendak mengantarkan cucunya pulang ke Kabupaten Lumajang.
Kapolsek Sumber AKP Sono mengatakan, korban meninggal sekitar pukul 07.30. Saat itu, korban mengantarkan cucunya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Cucunya hendak pulang ke Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Sesampai di lokasi kejadian di Jalan Dusun Pojok, Desa Ledokombo, Kecamatan Sumber, korban merasa pusing. Ia pun menghentikan laju motornya. Setelah berhenti, korban roboh. Begitu juga dengan motornya.
“Lokasi kejadian itu berjarak kurang lebih 4 kilometer dari rumahnya. Cucu korban juga ikut terjatuh, tapi selamat,” katanya.
Kejadian itu diakui Sino, sempat mengundang perhatian warga. Ada saksi yang melihat korban tiba-tiba berhenti dan roboh dari motornya. Ternyata, setelah diperiksa telah meninggal. “Tadi memang banyak warga berdatangan. Karena mendengar kabar ada warga mendadak meninggal saat naik motor,” jelasnya.
Saat kejadian, kebetulan ada anggota Koramil Sumber Pelda Rido’i. Saksi juga melihat saat korban roboh dari motornya. Kemudian, saksi bersama warga berusaha menolong dan membawa korban ke bidan Desa Ledokombo, untuk dilakukan pemeriksaan awal.
Namun, ternyata korban sudah meninggal dunia di lokasi kejadian. “Di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka karena laka lantas,” ujarnya.
Sono menambahkan, dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi. Diduga, penyakitnya ini kambuh saat korban mengendarai motornya.
Pihak keluarga juga telah menerima kematian korban. Jenazahnya langsung dibawa pulang untuk dimakamkan. “Keluarga korban menerima dan menyadari korban meninggal karena sakit. Bukan karena tindak pidana kejahatan atau karena laka lantas,” ujar Sono. (mas/rud) Editor : Jawanto Arifin