Kecelakaan maut itu terjadi Selasa (21/12) sekitar pukul 13.30. Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kecelakaan bermula saat sebuah truk kontainer bernomor polisi L 8003 UI yang dikemudikan Tulus, 40, Warga Kediri, melaju dari arah timur ke barat.
Saat sampai di lokasi, truk berniat menyalip kendaraaan yang berada di depannya. Posisi truk saat itu melewati markah jalan. Pada saat bersamaan, melaju motor Yamaha Xabre berwarna merah hitam, bernomor polisi B 3303 EKY yang dikemudikan Nathan Syach.
Mahasiswa Rekayasa Perangkat Lunak, Institut Teknologi Telkom Surabaya itu pun tak kuasa menghindar. "Truk kontainer melaju kencang karena hendak menyalip kendaraan di depannya. Diduga tidak melihat motor yang melaju dari arah berlawanan. Akhirnya tabrakan terjadi," ujar Suroto, 38, warga Desa setempat.
Hal senada juga dikatakan oleh Ahmadi, 29. Ia mengatakan, truk kontainer dan motor sama-sama melaju dengan kecepatan tinggi. Lantaran truk tidak dapat melihat situasi jalan, akhirnya truk menyasak motor setelah melewati markah jalan.
Kerasnya tabrakan membuat motor dan tubuh korban terpental kesisi sebelah utara jalan. Korban mengalami pendarahan hebat.
Warga setempat bergegas membawanya ke RSUD Mohammad Saleh Kota Probolinggo. Namun, nyawa korban tidak dapat tertolong. "Korban luka parah di kepala. Sebelumnya kritis, namun saat dievakuasi korban meninggal dunia." kata Ps. Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo Kota Aiptu Eko Yuli. (ar/mie)
Editor : Muhammad Fahmi