Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Viral Video Anak Kambing Mirip Bayi di Lumbang, Ini Kata Polisi  

Muhammad Fahmi • Rabu, 25 Agustus 2021 | 03:14 WIB
SUDAH DIKUBUR: Cuplikan video anak kambing yang disebut terlahir mirip bayi. Anak kambing itu terlahir sudah dalam kondisi mati dan langsung dikubur.
SUDAH DIKUBUR: Cuplikan video anak kambing yang disebut terlahir mirip bayi. Anak kambing itu terlahir sudah dalam kondisi mati dan langsung dikubur.
LUMBANG, Radar Bromo  Video anak kambing disebut mirip bayi mendadak viral di media sosial (medsos), Selasa (24/8). Lokasinya di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Namun, dalam video itu disebutkan anak kambing itu sudah mati.

Namun, video viral itu langsung dibantah oleh Kapolsek Lumbang AKP Ahmad Dugel. Kapolsek mengatakan, memang ada warga Negororejo yang kambingnya beranak pada Senin (23/8) petang.

Namun, anak kambing itu sudah mati dalam perut induknya. Sehingga, saat berhasil dikeluarkan kondisi anak kambing itu membengkak. ”Itu hanya guyonan supaya viral saja. Tidak ada mirip-miripnya sama sekali dengan bayi manusia,” katanya.

Kapolsek menegaskan, kambing yang beranak itu milik Rima, warga Dusun Kunci, Desa Negororejo. Pihaknya sudah menindaklanjuti video viral tersebut. Hasilnya, tidak benar bahwa anak kambing itu mirip bayi. Apalagi sampai dikaitkan akibat perbuatan manusia.

”Kami sudah cek. Anak kambing itu bentuknya ya seperti anak kambing. Semua bagian tubuhnya ya serupa kambing. Benar-benar hasil pembuahan antar kambing. Bukan seperti yang viral dibincangkan di medsos bahwa itu hasil perbuatan manusia,” tegasnya.

Kapolsek pun minta agar warga tidak mudah menyebarkan informasi yang tidak pasti kebenarannya di medsos. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di medsos. Apalagi, kalau informasi itu tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. (mas/hn)

 

  Editor : Muhammad Fahmi
#fenomena kambing mirip bayi