Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, video itu beredar di grup-grup WhatsApp dan instragam. Dengan narasi, Probolinggo Kita kembali terekam hengpon jadul. Sepasang muda mudi sedang skidiwpapap di taman maramis. Kejadian diperkirakan tadi (Selasa) pagi.
Video yang diunggah di instragam itu sudah dilihat ribuan netizen. ”Iya tadi pagi sempat ada sepasang remaja yang terekam video sedang berciuman di dalam taman maramis itu. Tapi kejadian sudah tadi pagi, dan anaknya sudah pergi langsung tadi,” kata salah satu pedagang kaki lima (PKL) di Taman Maramis yang enggan disebut namanya.
https://radarbromo.jawapos.com/probolinggo/06/08/2020/bermesraan-di-taman-maramis-guru-tk-di-tongas-karyawan-diciduk/
Beredarnya video itu langsung direspons Satpol PP Kota Probolinggo. Kepala Dinas Satpol PP Kota Probolinggo, Aman Suryaman saat dikonfirmasi membenarkan adanya video sejoli remaja yang sedang bercumbu di taman maramis itu.
Satpol PP juga disebutkan sudah menindaklanjuti usai beredarnya video tersebut. Namun, saat petugas Satpol PP ke lokasi, sepasang remaja itu sudah tidak ada di taman maramis.
https://radarbromo.jawapos.com/headlines/01/09/2020/satpol-pp-telusuri-video-mesum-di-taman-maramis/
”Nanti kami akan tutup pintu masuk taman maramis itu. Pihaknya juga koordinasi dengan Camat Kanigaran. Supaya, kejadian serupa tidak kembali terjadi. Termasuk ada petugas yang berjaga, khawatir warga nekat tetap masuk taman maramis,” kata Aman.
Dari catatan Jawa Pos Radar Bromo, aksi mesum di Taman Maramis bukan kali ini saja terjadi. Pada 31 Agustus 2020 lalu, juga beredar video mesum. Bahkan lebih parah, dua orang berlainan jenis berhubungan badan di tempat terbuka dan terekam kamera HP warga.
Sebelumnya, 6 Agustus 2020, seorang guru TK di Tongas dan karyawan diciduk Satpol PP. Itu setelah keduanya dipergoki asyik bermesraan di tempat umum. (mas/mie)
Editor : Muhammad Fahmi