Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Struktur Batu Andesit di Sapikerep Diduga Peninggalan Singosari

Jawanto Arifin • Kamis, 1 Juli 2021 | 18:11 WIB
DIGALI: Sejumlah petugas menggali bangunan kuno di kebun stroberi Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Bangunan ini diduga bangunan suci peninggalan zaman kerajaan Singosari. (Foto: Dok. Radar Bromo)
DIGALI: Sejumlah petugas menggali bangunan kuno di kebun stroberi Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Bangunan ini diduga bangunan suci peninggalan zaman kerajaan Singosari. (Foto: Dok. Radar Bromo)
SUKAPURA, Radar Bromo - Bangunan kuno di kebun stroberi di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, dipastikan struktur batu andesit. Diperkirakan, bangunan itu merupakan bangunan suci peninggalan zaman kerajaan Singosari.

Temuan itu diungkap oleh Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB Trowulan) Jawa Timur. Pamong BPCB Jawa Timur Andi Muhammad Said mengatakan, proses ekskavasi sudah dilakukan selama lima hari. Selama itu dilakukan penggalian.

Ternyata, struktur bangunan itu merupakan batu andesit. Dilihat dari bentuk strukturnya, diperkirakan bangunan suci. “Tapi, belum tahu pastinya. Harus digali lebih dalam lagi. Masih perlu kajian lebih lanjut,” ujarnya, kemarin.

Said menambahkan, melihat prasasti Sapikerep yang pernah ditemukan dan kini sudah berada di Museum Provinsi Jatim, bangunan di kebon stroberi itu diperkirakan peninggalan kerajaan Singosari.

“Tapi, itu seandainya terkait. Jadi, masih dugaan. Jarak prasasti yang ditemukan hanya 10 meter dari lokasi sekarang. Untuk memastikan itu perlu kajian lebih dalam lagi,” jelasnya.

Fungsi batu itu, kata Sadi, belum diketahui. Namun, ia memastikan batu andesit dengan bentuk seperti itu, biasanya digunakan untuk bangunan suci. Bentuknya persegi empat dan badannya slim.

Said mengaku, berencana menggali lebih dalam dan luas. Tujuannya, membuka secara utuh bangunan kuno tersebut. ”Jika nanti ada panggilan dari pemkab untuk turun kembali, kami mau lihat lokasi sekitar dan kemungkinan ada temuan lain,” ujarnya. (mas/rud) Editor : Jawanto Arifin
#kebun stroberi #bangunan kuno sapikerep #cagar budaya #bpcb jatim