Hal itu disampaikan Humas BB-TNTBS, Sarif Hidayat. Saat dikonfirmasi kemarin, Sarif mengatakan, dalam rapat koordinasi (rakor) persiapan perayaan Yadnya Kasada, telah disepakati mulai pukul 06.00, Kamis (24/6), wisata Bromo ditutup sampai Sabtu (26/6), pukul 23.59. Kemudian dibuka kembali Minggu (27/6), pukul 00.00.
”Selama perayaan Yadnya Kasada, wisata Bromo ditutup. Karena perayaan Yadnya Kasada hanya untuk internal warga Tengger. Kami sudah tutup booking tiket online selama perayaan Yadnya Kasada itu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo.
Sarif menjelaskan, bagi calon wisawatan Bromo yang sudah terlanjur pesan tiket online, bisa reschedule tiket online masuk ke Bromo. Tetapi, tidak bisa ajukan biaya tiket itu dikembalikan. Karena, tiket online yang sudah dipesan dan dibayar, langsung masuk ke kas negara.
”Untuk tiket online yang sudah terpesan selama perayaan Yadnya Kasada sepertinya hanya sedikit. Karena memang buka hari liburan,” ujarnya.
Selama perayaan Yadnya Kasada dikatakan Sarif, meski terbatas khusus untuk warga tengger, tetap wajib terapkan protokol kesehatan (prokes). Karena, saat masih suasana pandemi. Sehingga, pihaknya pun berupaya tidak ada penyebaran Covid-19 di perayaan Yadnya Kasada ataupun tempat wisata Bromo. (mas/fun) Editor : Jawanto Arifin