Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Rumah Warga Banjarsari

Muhammad Fahmi • Kamis, 3 Juni 2021 | 03:11 WIB
EVAKUASI: Petugas Damkar Kabupaten Probolinggo mengevakuasi sarang tawon vespa di rumah Zainul, warga Desa Banjarsari, Selasa (1/6) malam. (Pemadam Kebakaran For Jawa Pos Radar Bromo)
EVAKUASI: Petugas Damkar Kabupaten Probolinggo mengevakuasi sarang tawon vespa di rumah Zainul, warga Desa Banjarsari, Selasa (1/6) malam. (Pemadam Kebakaran For Jawa Pos Radar Bromo)
SUMBERASIH, Radar Bromo - Serangan tawon vespa sempat meresahkan sejumlah warga Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Keberadaannya meresahkan karena kerap menyengat warga. Karenanya, Selasa (1/6) malam, tim pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Probolinggo turun untuk mengevakuasinya.

Ternyata, hewan beracun itu bersarang di rumah Zainul, 45. Saat itu, ada 5 personel damkar yang turun. Mereka menggunakan mobil rescue. “Ada laporan langsung kami tidak lanjuti. Sekitar pukul 16.30, kami tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Humas Damkar Kabupaten Probolinggo Sholehuddin.

Di lokasi, tim melakukan identifikasi wilayah dan titik sarang tawon. Rumah Zainul memiliki 5 ruangan dan berada di permukiman padat penduduk. Sementara sarang tawon berada di bawah genting rumah setinggi 3 meter. Perlu sedikit upaya keras untuk mengevakuasinya. “Sarang ada di ruang tengah. Tawon keluar masuk di ruangan itu,” ujarnya.

Menggunakan pakaian khusus, tim menaiki genting menggunakan tangga. Membuka satu per satu genting untuk memudahkan proses evakuasi. Setelah tampak jelas, sarang tawon itu dievakuasi. Dimasukkan ke dalam karung. Kemudian dipindah ke tempat yang lebih aman dan jauh dari permukiman.

“Proses evakuasi memakan waktu lama. Sarangnya berada di tempat yang tinggi dan susah dijangkau. Pukul 20.30, evakuasi selesai,” jelas Sholehuddin.

Menurutnya, pihaknya tidak serta merta mengevakuasi sarang tawon. Ada sejumlah pertimbangan. Salah satunya berada di permukiman padat penduduk. Tidak hanya meresahkan, tetapi juga akan membahayakan warga.

“Kami segera mengambil tindakan karena efek dari sengatan tawon vespa dapat membahayakan tubuh. Ditambah permukiman padat banyak anak kecil yang bermain. Khawatir tersengat,” ujarnya. (ar/rud) Editor : Muhammad Fahmi
#sarang tawon vespa #evakuasi tawon vespa #damkar probolinggo