Kasi Destinasi Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Musa mengatakan, karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, rencana pembangunan tempat wisata tahun kemarin tertunda. Syukur, tahun ini tetap mendapatkan perhatian dari Pemerinah Pusat. Itu, karena Bromo yang masuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
“Tahun ini kami akan membangun menara pandang di P-30 Sumber dan Pusung Agung Ngadisari, Sukapura. Anggaran kegiatan dari DAK Kementerian Pariwisata,” ujarnya.
Pembangunan menara pandang di Pusung Agung, merupakan lanjutan pembangunan tahun kemarin. Sebelumnya, telah dibangun jalan paving sepanjang sekitar 2 kilometer di destinasi wisata di Cemorolawang, Kecamatan Sukapura. “Tahun ini ada tambah bangun menara pandang,” ujarnya.
Menara pandang di P-30 Sumber, kata Musa, akan segera direalisasikan. Pembangunannya dianggarkan sekitar Rp 1,8 miliar. Menara ini nantinya akan difungsikan sebagai titik pantau. Sekaligus, fasilitas bagi wisatawan yang hendak menikmati panorama kawasan Gunung Bromo dan gugusan pegunungan di sekitarnya.
“Menara pandang ini nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri di P-30 Sumber. Sehingga, diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan,” ujarnya. (mas/rud) Editor : Jawanto Arifin