Rencana pembangunan sarana olahraga ini diungkapkan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin kemarin. Ia mengatakan, jalan setapak itu berpotensi untuk dijadikan wahana edukasi dan area olahraga. Baik untuk bersepeda, jogging, ataupun aktivitas olahraga lainnya.
“Targetnya tahun 2022, Insyaallah sudah dimulai pembangunannya. Sebenarnya, tahun 2021 sudah masuk dalam anggaran. Tetapi, karena ada refocusing, tidak bisa dilaksanakan. Di sebelah sana (menunjuk ke arah timur) sudah ada paving, tapi tidak bisa diteruskan,” ujarnya ketika meninjau plengsengan Sungai Taman Maramis yang ambrol, kemarin pagi.
Menurutnya, pada 2020, pemkot telah membangun jalan inspeksi di sebelah Taman Maramis. Jalan ini tembus ke Kecamatan Kanigaran. Tahun ini, rencananya membangun jalan mulai belakang kantor Kecamatan Kanigaran menuju Gladser. Hanya saja, rencana ini diundur karena adanya refocusing untuk penanganan Covid-19.
Mengenai lebar area jogging track, kata Hadi, akan mengikuti lahan milik pemerintah. Mengingat, kini lebar jalannya bervariasi. Mulai 4 meter hingga 10 meter. “Ini potensi yang luar biasa dan harus dikembangkan,” ujar politisi PKB ini.
Sejumlah warung yang kini berada di sekitar jalan, akan ditata dengan lebih baik. Mengenai anggarannya, mantan anggota DPR RI ini mengatakan, tidak akan membutuhkan biaya banyak. Sebab, sebagian sudah dipaving. “Ini tinggal paving saja, tapi asas kebermanfaatannya akan banyak. Untuk tanaman hijau ini akan dipertahankan,” ujarnya tanpa menyebutkan angka anggarannya. (rpd/rud) Editor : Muhammad Fahmi