Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

9 Lembaga di Kota Probolinggo Ini Jadi Sekolah Penggerak

Jawanto Arifin • Jumat, 7 Mei 2021 | 00:00 WIB
PERCONTOHAN: SD Tahfidz Bintangku, salah satu lembaga pendidikan di Kota Probolinggo yang ditunjuk menjadi pilot project sekolah penggerak. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)
PERCONTOHAN: SD Tahfidz Bintangku, salah satu lembaga pendidikan di Kota Probolinggo yang ditunjuk menjadi pilot project sekolah penggerak. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)
MAYANGAN, Radar Bromo - Sembilan lembaga pendidikan di Kota Probolinggo, ditunjuk menjadi pilot project sekolah penggerak oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI. Sembilan lembaga itu mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selama 4 tahun ke depan, 9 sekolah ini akan didampingi tim dari Pemerintah Pusat dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur. Yakni, untuk menuju pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Termasuk merdeka belajar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo Moch. Maskur mengatakan, di Jawa Timur, ada 8 daerah yang menjadi pilot project. Salah satunya Kota Probolinggo. Di Kota Probolinggo, ada 9 lembaga yang ditunjuk sebagai sekolah penggerak.

Sembilan lembaga itu, meliputi TK ABA 3 dan TK Kanigaran. Serta, SDN Sukabumi 1 dan 2; SDN Pakistaji 1; dan SD Tahfidz Bintangku. Di tingkat SMP, ada SMPN 1, SMPN 7, dan SMP Namira. Semuanya akan didampingi tim dari pusat dan LPMP Jawa Timur.

Nantinya juga akan ada pembinaan mulai dari kepala sekolah, pengawas sekolah, dan para gurunya. “Jika nantinya pilot project ini sukses, maka juga akan diterapkan di sekolah lainnya,” jelasnya.

Dengan adanya program sekolah penggerak, kata Maskur, diharapkan dunia pendidikan, khususnya di Kota Probolinggo, lebih maju dan berkualitas. “Program ini nantinya mengarah pada merdeka belajar,” ujarnya. (rpd/rud) Editor : Jawanto Arifin
#pendidikan kota probolinggo #sekolah penggerak #kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi