Mulai Gunung Semeru yang tampak dari jauh, Bromo, Batok, serta Gunung Kursi. Gugusan gunung ini pun menjadi latar favorit para pengunjung saat berswafoto.
Di jalan dusun ini, akses jalan sepanjang 2 kilometer berupa makadam. Ibarat menguji ketangkasan pengunjung yang bersepeda motor.
Lalu di sepanjang jalan yang dilalui, terhampar pemandangan berupa lahan pertanian kubis, bawang perei, wortel, dan lainnya. Penanaman yang dilakukan dengan rapi, membuat hamparan pertanian seperti sebuah permadani.
Setelah melewati jalan makadam. Terdapat sebuah selter, yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung untuk beristirahat sejenak.
Ada tiga selter yang bisa dimanfaatkan pengunjung. Selter 1 ada di ujung jalan makadam. Kemudian, selter 2 dan 3, masing-masing berjarak 1 kilometer hingga puncak.
“Ada tiga selter menuju puncak yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk beristirahat melepas lelah setelah menempuh perjalanan,” ujar Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto.
Setelah melewati jalan makadam, pengunjung akan melewati jalan paving sepanjang 3 kilometer melintasi sisi pegunungan. Dengan lebar jalan 1 meter. Sehingga, hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Indahnya gugusan pegunungan memanjakan mata di sepanjang perjalanan.
Sesampainya di puncak, terdapat selter terakhir yang ramai dimanfaatkan pengunjung. Selter ini menjadi tempat berkumpulnya wisatawan yang hendak menikmati pemandangan indah Pundak Lembu.
“Sarana dan prasarana, serta fasilitas yang ada sudah cukup baik. Jadi, pengunjung tidak perlu khawatir. Rencananya tahun ini kami akan tambah gardu pandang di puncak. Fungsinya agar pengunjung lebih leluasa melihat pemandangan gugusan gunung. Yang pasti, tidak akan ditemukan di lokasi wisata lainnya,” tutur Sugeng. (ar/*)
FB: Pariwisata Kabupaten Probolinggo
IG: pariwisatakabupatenprobolinggo @semuthitamnusantara
Website: disporaparbud.probolinggokab.go.id Editor : Jawanto Arifin