Kepala Seksi Penyelidikan dan Penindakan Dinas Satpol PP Kabupaten Probolinggo Budi Utomo mengatakan, delapan PSK yang berhasil terjaring di Emi Tegalsiwalan dan Desa Tigasan Wetan, Kamis (9/4), telah diperiksa. Mereka juga dites HIV/AIDS. Hasilnya, ada satu PSK yang dinyatakan positif. “Semua PSK yang terjaring dites dan hasilnya satu PSK asal Lumajang, positif,” ujarnya.
Budi mengatakan, para PSK yang diamankan langsung dibina. Bagi yang negatif HIV langsung diserahkan kepada keluarganya. Sedangkan, yang positif HIV diserahkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang untuk ditangani lebih lanjut. “Supaya mendapatkan penanganan pengobatan lebih lanjut,” terangnya.
Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular di Dinkes Kabupaten Probolinggo Dewi Vironica mengatakan, kasus PSK yang terjaring dan positif HIV/AIDS tentunya harus menjadi peringatan bagi semua masyarakat. Terutama, bagi lelaki yang biasa jajan di luar. Karena tingkat kerawanan tertular HIV/AIDS sangat tinggi.
“Para pekerja seks komersial paling tinggi kerawanan menularkan virus HIV itu. Para pelanggan atau tamu yang datang menikmati PSK itu sangat rawan tertular. Kemudian, pria yang biasa jajan di luar, ternyata punya istri, akhirnya istri (ibu rumah tangga) yang menjadi korban penularan HIV,” ujarnya. (mas/rud) Editor : Jawanto Arifin