Kepala UPT Pasar Bawang Dringu, Sutaman mengatakan, untuk alat ukur timbangan di pasar Dringu, menjelang ramnadan ini masih terpantau aman. Hal itu diyakininya lantaran beberapa wakitu lalu pengecekan alat timbangan yang berada di pasar Dringu telah dilakukan.
“Sebulan yang lalu sudah ada pengecekan dan hasilnya tidak ditemukan timbangan besar maupun timbangan, yang tak sesuai ukurannya,” ujarnya saat ditemui Selasa (6/4).
Sutaman memastikan, pihaknya sering melakukan pengecekan timbangan milik pedagang di pasar. Selain itu, menurutnya, tak jarang para pedagang yang mendatangi pihaknya untuk melakukan perbaikan.
“Tera ulang timbangan ini kan dilakukan sekali setahun. Kadang jika ada yang rusak, pedagangnya sendiri yang datang ke kami. Kemudian kami berikan kepada UPT Metrologi Legal Disperindag. Sehingga terjaga,” ujarnya.
Ia menyebutkan sedikitnya timbangan yang ada di pasar bawang berjumlah 160 timbangan. Baik timbanagan besar atupun kecil. Timbangan itu berada di 36 gudang dan milik puluhan pedagang di sekitar pasar bawang.
“Untuk pedagang sendiri tidak tentu. Kadang ada 80, kadang ada 90 orang. Tapi yang jelas semuanya sudah dilakukan pengecekan,” ujarnya.
Sementara itu, harga bawang merah di pasar bawang Dringu per Selasa (6/4) bervariasi. Harga bawang ukuran kecil Rp. 8.000 - 9.000; ukuran tanggung kecil Rp 13.000 - 14.000, ukuran tanggung besar Rp 15.000-16.000; bawang yang besar Rp 18.000 -19.000. Sementara harga bawang super: 21.000 - 22.000. Stok bawang merah saat ini ada 34 ton. (mu/fun) Editor : Jawanto Arifin