Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hindari Kendaraan Masuk SPBU Kasbah, 4 Kendaraan Tabrakan Beruntun

Muhammad Fahmi • Jumat, 2 April 2021 | 02:19 WIB
RINGSEK: Kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta, depan SPBU Kasbah, Kota Probolinggo Kamis pagi (1/4). (Rizky Putra Dinasti/ Radar Bromo)
RINGSEK: Kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta, depan SPBU Kasbah, Kota Probolinggo Kamis pagi (1/4). (Rizky Putra Dinasti/ Radar Bromo)
KADEMANGAN, Radar Bromo - Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Probolinggo, Kamis pagi (1/4). Kecelakaan itu melibatkan empat kendaraan sekaligus. Yakni tiga mobil dan satu motor. Satu orang mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Kecelakaan yang terjadi pukul 08.30 itu melibatkan Nissan March nopol N 1258 PM, mobil Honda CRV bernopol L 1864 CX, Toyota Kijang berpelat merah N 1157 RP, dan sebuah motor Honda Supra bernopol N 3759 QV. Adapun korban yang terluka ialah pengendara motor Honda Supra, Destik Ita Rini, 45, warga Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Ada beberapa versi kecelakaan beruntun ini terjadi. Versi pertama, kecelakaan

bermula saat mobil Nissan March nopol N 1258 PM yang dikemudikan Ika Permatasari, 18, warga Jl Taman Edelweis, Kelurahan/Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, melaju di Jalan Soekarno-Hatta. Entah mengapa mobil ini tiba-tiba menabrak tiga kendaraan.

Yuli Hantono, 44, pengemudi Honda CRV Nopol L 1864 CX menuturkan, mobil Nissan March warna putih itu melaju kencang dari arah barat menuju timur. Selanjutnya, mobil itu menghindari kendaraan yang tidak dikenal. Kendaraan yang tidak dikenal itu sepertinya hendak ke POM Kasbah.

Namun karena Nissan March melaju kencang, maka ia banting setir ke kanan dan melebihi batas tengah garis. Sementara dari arah berlawanan ada motor jenis Honda Supra Nopol N 3759 QV yang dikemudikan oleh Destik Ita Rini, 45, warga Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. “Jadi mobil Nissan itu menabrak motor tersebut,” kata pria asal Jl Gubernur Suryo  itu.

Usai menabrak motor, mobil Nissan Mrch terus melaju hingga menghantam mobil CRV yang dikemudikannya. Mobil baru berhenti usai menabrak Toyota Kijang berpelat merah N 1157 RP yang terparkir di depan Kantor Dispopar. “Jadi usai tabrak motor, tabrak mobil saya, kena bagian depan. Selanjutnya kena ke mobil pelat merah yang sedang parkir,” beber pria yang hendak ke Surabaya itu.



Sementara itu, melihat ada perempuan yang tergeletak dengan kondisi bagian kepala terluka, Romadhon, 37, sigap. Petugas PMI itu langsung menolong dan membawa Destik Ita Rini pengendara motor ke RSUD Moh Saleh. “Karena memang lokasi kejadian dekat dengan kantor PMI. Saat itu saya sedang memanaskan mobil ambulans PMI dan juga mobil kijang. Melihat ada kejadian itu, saya langsung menolong perempuan yang tergeletak. Dengan menggunakan mobil PMI, saya bawa ke RSUD,” kata Romadhon.

Sementara, versi lain diungkapkan Kanit Laka pada Satlanats Polresta Ipda Tohari. Dia menuturkan, hasil dari pemeriksaan sementara, mobil CRV tidak bertabrakan dengan Nissan March. Melainkan menabrak motor yang berada di tengah jalan usai dihantam Nissan putih.

“Jadi, Nissan March ini tabrakan dengan pemotor dan menabrak mobil dinas yang parkir. Nah, sementara pemotor yang jatuh  tadi karena jaraknya dekat, maka tertabrak CRV. Untuk CRV tidak begitu parah, hanya bagian depan ringsek. Lebih parah kondisi motor, mobil pelat merah, dan juga Nissan putih,” kata Ipda Tohari.

Kecelakaan beruntun itu memang tak sampai ada korban jiwa. “Untuk korban pengendara motor alami luka di bagian kepala dan dilarikan ke RSUD. Sementara untuk CRV tidak ada luka. Dan untuk sopir Nissan putih beberapa luka lecet saja,” tandas Ipda Tohari. (rpd/fun) Editor : Muhammad Fahmi
#kecelakaan probolinggo #kecelakaan nissan march #kecelakaan honda crh #kecelakaan honda supra #kecelajaan jalur pantura