---------------------------
Peletakan batu pertama pembangunan RS bertaraf internasional di wilayah Jawa Timur ini melibatkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta sejumlah pejabat, pada September 2020. Dengan fasilitas pelayanan kesehatan yang berkualitas, RS baru ini bakal menjadi rumah sakit rujukan di wilayah timur Jawa Timur, khususnya daerah tapal kuda (Probolinggo, Pasuruan, Jember, Situbondo, Bondowoso, serta Lumajang).
Secara geografis, lokasi rumah sakit ini sangat strategis, dekat dengan exit Tol Probolinggo dan juga dekat dengan kawasan wisata Internasional Bromo. Pembangunannya menjadi salah satu program percepatan pembangunan pemerintah sesuai Perpres Nomor 80 Tahun 2019.
Kepada Jawa Pos Radar Bromo, Wali Kota Habib Hadi bersyukur, amanah yang diembannya bersama (Alm) Wakil Wali Kota Soufis Sobri, bisa terwujud. “Alhamdulillah, ini semua berkat doa masyarakat Kota Probolinggo, sehingga pembangunan RSUD baru Kota Probolinggo sudah bisa terwujud. Kami mohon doa dan dukungan warga agar proses pembangunan berjalan dengan baik dan lancar,” beber wali kota.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR dan Perkim) Kota Probolinggo, Agus Hartadi menambahkan, bila pembangunan RSUD Baru Kota Probolinggo baru selesai bangunan fondasi. “Setiap proses kita lakukan sesuai aturan,” terang Agus Hartadi.
Di tahun 2021 ini, lelang Manajemen Konstruksi (MK)yang rencananya dilaksanakan Februari mendatang. “Proses ini butuh waktu setidaknya 2 bulan, dan dilanjutkan review butuh waktu sekitar satu bulan. Bila semua berjalan lancar, tahap selanjutnya adalah lelang konstruksi RSUD yang pelaksanaannya dilakukan secara multiyears 2021 hingga 2022,” beber Agus Hartadi. (el/fun/*) Editor : Jawanto Arifin