Hal ini diungkapkan Fitriawati, Kepala DKUPP Kota Probolinggo Jumat (15/1). “Rencana tahun ini akan ditambah fasilitas untuk di RTH Brantas. Berupa pemavingan dan tenda PKL,” ujarnya.
Namun Fitri masih enggan mengungkapkan besaran anggaran untuk penambahan fasilitas ini. Mengingat saat ini masih proses evaluasi di Inspektorat.
https://radarbromo.jawapos.com/probolinggo/03/01/2021/relokasi-pkl-eratex-di-rth-brantas-sudah-final/
“Tidak besar anggarannya. Tidak sampai melalui proses lelang, saat ini masih dievaluasi Inspektorat,” terangnya.
Dengan estimasi tidak melalui proses lelang, diperkirakan anggaran untuk proses pemasangan paving serta penggadaan tenda PKL brantas tidak sampai Rp 200 juta. Fitri mengungkapkan kekhawatiran jika rencana pemasangan paving dan tenda ini akan tertunda. Hal ini bisa terjadi jika terjadi refocusing anggaran.
“Sampai saat ini memang tidak ada kabar soal refocusing anggaran, tapi tetap waswas juga karena saat ini masih pandemi,” terangnya.
DKUPP telah menandai titik-titik lokasi PKL Brantas. Diperkirakan bisa menampung sampai 69 PKL. Meskipun saat ini masih belum terlihat dilakukan pemasangan fasilitas baru tersebut, namun beberapa fasilitas telah terpasang. Seperti lampu penerangan telah dipasang oleh Dinas perhubungan. Sehingga PKL yang berjualan bisa berjualan sampai malam.
Beberapa PKL terutama PKL buah sudah mulai menempati tempat relokasi PKL Brantas. Rata-rata mereka menggunakan kendaraan roda tiga yang diparkir di salah satu sisi jalan. (put/fun) Editor : Jawanto Arifin