Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Persetujuan Stasiun Transit Bayeman Menggantung

Jawanto Arifin • Kamis, 14 Januari 2021 | 17:10 WIB
DIPROYEKSI STASIUN TRANSIT: Stasiun Bayeman yang diproyeksi jadi stasiun transit. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)
DIPROYEKSI STASIUN TRANSIT: Stasiun Bayeman yang diproyeksi jadi stasiun transit. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)
TONGAS, Radar Bromo - Kejelasan menjadikan Stasiun Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, sebagai stasiun transit masih menggantung. Karenanya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo berencana melayangkan surat ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk mempertanyakan kejelasannya.

Semua proses pengajuan untuk menjadikan Stasiun Bayeman, sebagai stasiun transit sudah dilakukan. Mulai dari kajian sampai melengkapi berkas dan pesyaratannya. Bahkan, proses terakhir tinggal menunggu persetujuan Kemenhub.

“Sebenarnya proses pengajuan menjadikan Stasiun Bayeman, sebagai stasiun transit tinggal menunggu persetujuan dari Pak Menteri Perhubungan. Kami sudah ajukan dan berkoordinasi tahun kemarin, termasuk melengkapi berkas-berkas persyaratannya,” ujar Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto.

Heri mengatakan, pihaknya akan berupaya menjemput bola dengan melayangkan surat ke Kemenhub. Sebab, sampai saat ini proses persetujuan dari Kemenhub jalan di tempat. “Makanya kami akan kembali coba mengirimkan surat ke kementerian. Dengan harapan bisa segera direspons dan disetujui oleh Pak Menteri,” harapnya.

Heri berharap pengajuan Stasiun Bayeman menjadi stasiun transit ini bisa secepatnya disetujui. Jika nantinya stasiun ini resmi beroperasi, diharapkan juga sudah ada kendaraan pendukung. Yaitu, kendaraan khusus untuk mengantarkan wisatawan dari Surabaya hingga ke Sukapura.

“Itu justru menjadi pelengkap dan rutenya juga bisa mampir ke Stasiun Bayeman, Tongas. Harapannya seperti itu. Apalagi saat ini juga sudah persiapan reaktivasi destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo," terangnya.

Dengan adanya peningkatan Stasiun Bayeman, diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo dan destinasi wisata lainnya di Kabupaten Probolinggo. Juga semakin mudah dijangkau melalui jalur kereta api. Selama ini, wisatawan yang menggunakan kereta api turun di Stasiun Probolinggo. Lokasinya lebih jauh dibandingkan dengan jarak antara Stasiun Bayeman ke Bromo. (mas/rud) Editor : Jawanto Arifin
#stasiun transit #PT KAI #stasiun bayeman