Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sepi, Kunjungan Wisatawan di Pantai Bentar Hanya Capai Segini

Jawanto Arifin • Senin, 4 Januari 2021 | 00:00 WIB
ANDALAN: Pantai Bentar di Gending yang kerap dikunjungi wisatawan. Lantaran pandemi dan seringnya tempat wisata ditutup, Pemkab Probolinggo tak bisa memaksimalkan pemasukan dari sektor ini. (Foto: Dok. Radar Bromo)
ANDALAN: Pantai Bentar di Gending yang kerap dikunjungi wisatawan. Lantaran pandemi dan seringnya tempat wisata ditutup, Pemkab Probolinggo tak bisa memaksimalkan pemasukan dari sektor ini. (Foto: Dok. Radar Bromo)
DRINGU, Radar Bromo - Adanya kebijakan yang dikeluarkan di tengah pandemi yang melanda berdampak pada sektor wisata yang sepi pengunjung. Turunnya jumlah kunjungan tentunya berdampak pada target pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya destinasi wisata pantai Bentar, hingga Oktober realisasi PAD hanya mencapai 86 persen.

Pantai Bentar yang berada di jalur pantura digadang-gadang menjadi salah satu penyumbang PAD sektor wisata yang cukup potensial, setelah Bromo. Namun ditengah pandemi rupanya turut terdampak. Jumlah pengunjung yang datang semakin hari kian merosot. Capaian target yang telah dibebankan pun menjadi berat untuk direalisasikan.

“Bentar memiliki target yang harus dicapai Rp 326 juta. Pada bulan November lalu capaian masih Rp 280 juta. Jika dipersentase, realisasi PAD masih 86 persen,” ujar Kasi Destinasi Wisata Disporaparbud Kabupaten Probolinggo, Musa.

Capaian ini dirasa masih wajar karena destinasi wisata tidak dapat melakukan upaya promosi secara maksimal. Tidak hanya itu, pengurangan kuota kunjungan dari kapasitas maksimal wisatawan, juga turut menjadi kendala. Pemasukan sektor pariwisata saat ini hanya kunjungan wisatawan lokal maupun luar daerah yang kebetulan mampir ke pantai Bentar.

“Rata-rata yang berkunjung wisatawan lokal. Ada juga yang dari luar daerah mampir beristirahat sambil berwisata. Selebihnya sudah tidak ada,” katanya.

Musa menambahkan, momen libur Natal dan Tahun Baru sejatinya dinanti-nanti oleh pengelola wisata untuk mendongkrak jumlah kunjungan dan mengejar target. Namun tidak bisa dilakukan. Sebab ada kebijakan jika destinasi wisata dilarang untuk menggelar hiburan musik atau budaya. Serta tidak diperbolehkan untuk mengadakan pertemuan komunitas yang dapat menyebabkan kerumunan.

“Adanya kebijakan memang sedikit banyak cukup berpengaruh. Tapi tetap mengambil sisi positif kebijakan dibuat untuk menekan lonjakan kasus yang belum mereda. Destinasi wisata ada yang berkunjung juga sudah baik,” pungkasnya. (ar/fun)

 

Tentang Wisata Pantai Bentar
Editor : Jawanto Arifin
#tempat wisata probolinggo #pantai bentar #wisata bentar