Mereka mengubah lahan yang semula jadi tempat pembuangan sampah (TPS) menjadi taman. Taman yang kini banyak didatangi warga untuk berswafoto itu diberi nama, Taman Corona.
Salah satu penggagas Taman Corona, Mustain, 42, mengatakan, awalnya lahan ini merupakan titik pembuangan sampah. Karena melihat kondisinya yang memprihatinkan, warga sekitar berinisiatif membangun sebuah taman. Taman yang digarap sejak dua bulan lalu itu dibangun secara swadaya oleh warga sekitar. “Karena pembangunannya pakai dana swadaya warga, sempat habis dan pembangunannya berhenti,” ujarnya.
Menurutnya, semula tidak terpikirkan nama taman ini menjadi Taman Corona. Namun, saat pembangunan muncul pandemi Covid-19 serta agar memberikan angin segar kepada warga supaya tidak terlalu khawatir berlebihan, diambilah nama virus itu. “Jadi, nama itu muncul karena era pandemi ini,” ujarnya.
Ternyata, adanya taman ini mengundang perhatian warga. Sampai kemarin banyak warga yang berdatangan untuk ber-selfie. Ada juga warga yang mengambil sejumlah bunga di taman. “Bunga itu saya dapat dari pemberian teman, mungkin karena bagus, terkadang ada saja yang mengambilnya,” ujarnya. (rpd/rud) Editor : Jawanto Arifin