"Sebenarnya orang ini sudah dirawat lama di rumah sakit. Yaitu mulai 4 Mei 2020. Memang kondisinya tidak terlalu bagus. Tadi malam (Minggu malam) meninggal dunia dan tadi malam langsung dimakamkan," terang Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto.
Pasien tersebut adalah seorang perempuan berusia 60 tahun. Sebelumnya, ia berstatus pasien dalam pemantauan (PDP). Bahkan, sampai meninggal dunia yang bersangkutan masih PDP. Namun Minggu (17/5), hasil swab-nya turun positif. "Jadi dia dinyatakan positif saat meninggal dunia,” terang Anang.
Untuk menindaklanjuti hasil tes swab itu, Satgas pun melakukan tracking. “Tracking yang jelas sudah dilakukan. Sebab, bila berstatus PDP, sudah dilakukan tracking. Yang kontak erat dengan pasien, kami lakukan rapid test. Pasien ini masuk klaster lokal,” jelas Anang. (sid/hn/mie) Editor : Jawanto Arifin