Namun, bansos itu hanya diperuntukkan pada belantik sapi asal Kota Probolinggo saja. “Dengan adanya penutupan pasar ternak ini, pasti akan berdampak bagi warga yang bekerja di sana. Maka, bagi belantik sapi asal Kota Probolinggo akan mendapat bantuan sosial,” ujar Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin.
“Dati hitung-hitungan, diperkiraan ada sekitar 300 belantik sapi asal Kota Probolinggo. Mereka akan mendapat bansos,” tambah pria yang akrab disapa Habib Hadi itu.
Politisi PKB ini mengungkapkan, penutupan pasar ternak harus dilakukan agar tidak muncul klaster baru penyebaran virus korona. Apalagi, selama ini imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan tidak diindahkan oleh warga yang beraktivitas di Pasar Ternak.
“Seperti imbauan untuk mencuci tangan di wastafel, menggunakan masker juga tidak dilakukan. Maka, mau tidak mau pasar ternak ditutup sampai wabah ini selesai,” terangnya. (put/mie) Editor : Jawanto Arifin