Tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun, dua dari lima penumpang mobil mengalami luka parah. Bahkan, saking kencangnya tabrakan mobil pun mengalami ringsek cukup parah pada bagian depan dan atas.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.30. Manajer Pelaksana PT Trans Jawa, Sukiran mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi di Tol Pasuruan-Probolinggo pada KM 828.200/A, masuk Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih.
Dua korban yang mengalami luka berat yakni Rifa'i, 50, warga Desa Dlemer, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, dan Nurul Huda, 25 warga Jl. R Muloyo Mlajah, Kabupaten Bangkalan.
Sementara tiga lainya yang alami luka ringan yakni Zaenal, 25, Desa Ketetang, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan; Ahmat F 27, warga Desa Senggraan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, dan Imam Hanafi 28 warga Kwanyar Bangkalan.
Kanit laka lantas Polres Probolinggo Kota, Ipda Ahmad Tohari mengatakan, kecelakaan itu bermula saat mobil Suzuki Escudo berjalan dari arah Madura (barat) ke Jember (timur). Saat sampai di lokasi kejadian, mobil yang dikemudikan oleh Rifai melaju kencang dengan kecepatan sekitar 100 Km/ jam.
Saat melaju kencang itu, ban belakang sisi kanan mobil mengelupas. Walhasil, laju mobil pun jadi tak stabil. "Jadi, mobil yang ditumpangi itu oleng dan menabrak pagar pembatas jalan tol," kata Tohari.
Dari keterangan sementara yang didapat, korban juga disebutka mengalami kelelahan karena perjalanan jauh dari Madura. "Saat ini korban sudah dilakukan penanganan medis di RSUD dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo," ujarnya. (rpd/mie)
Editor : Muhammad Fahmi