“Pembangunan Pasar Kronong sudah selesai. Insyaallah pedagang sudah bisa pindah tahun ini juga. Namun, memang masih harus ada penyempurnaan fisik pasar. Seperti pembangunan pagar pasar antara batas Pasar Kronong dengan SPBU dan pagar pinggir pasar,” ujar Kepala DKUPP Kota Probolinggo Gatot Wahyudi, kemarin (2/1).
Gatot mengatakan, untuk penyempurnaan bangunan Pasar Kronong, pihaknya telah mendapat penawaran dari salah satu perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR). “Los pedagang pasar juga sudah. Pemasangan keramik juga akan masuk penyempurnaan pasar. Keramik ini akan dicarikan yang kasar agar tidak licin,” ujarnya.
Diketahui, pembangunan Pasar Kronong ini telah direncanakan sejak 2015. Namun, tertunda sampai akhirnya dibangun pada 2017 dengan anggaran Rp 1,48 miliar. Pembangunan dilakukan termasuk dengan kantor pasar. Namun, pada 2017 pembangunannya tidak selesai karena kontraktor tak mampu menyelesaikannya.
Lanjutan pembangunannya dianggarkan kembali pada Perubahan APBD 2018. Namun, tidak dilakukan setelah mendapatkan saran dari Kejaksaan. Akhirnya, pembangunannya dilakukan pada 2019 dengan anggaran Rp 704,7 juta. Kini, bangunan utama Pasar Kronong telah selesai. Bahkan, pengecatan bedak dan pemasangan roling door kios juga telah selesai. (put/rud) Editor : Muhammad Fahmi