Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Terlilit Utang, Janda asal Kademangan Tenggak Racun Tikus

Jawanto Arifin • Sabtu, 16 November 2019 | 14:00 WIB
Photo
Photo
KADEMANGAN, Radar Bromo - Terlilit utang, membuat Suryati, 54, warga RT 9/ RW 2, Jl. Merapi, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, berbuat nekat. Ia menenggak racun tikus, Jumat (15/11).

Beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan. Itu, setelah ditemukan oleh anak keduanya, Robi, 24. Suryati yang seorang janda dengan tiga anak itu pun akhirnya langsung dibawa ke IGD RSUD dr Mohamad Saleh untuk mendapatkan pertolongan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi percobaan bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 09.00. Suryati nekat menenggak racun tikus di rumahnya.

Kapolsek Kademangan Kompol Toyib Subur saat ditemui di IGD RSUD dr Moh Saleh menyebutkan, saat itu di rumah Suryati sejatinya tak sepi.

“Jadi, Robi, anak keduanya (Suryati) sedang menjaga adiknya yang sedang sakit tifus. Kemudian, ia mendengar suara yang aneh. Setelah ia dekati, rupanya ibunya didapati sudah kejang- kejang. Di meja, saat itu terdapat satu botol obat tikus dan air,” terang perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu.

Melihat ibunya kejang-kejang, kemudian Robi meminta tolong warga sekitar. Selanjutnya, Suryati dibawa ke IGD RSUD Moh Saleh.

Dari keterangan sejumlah saksi, diketahui bahwa Suryati terlilit utang. “Jadi, dugaan percobaan bunuh diri motifnya terlilit utang. Namun, anaknya (Robi) tidak tahu jumlahnya berapa. Yang jelas, sebelum aksi itu ada orang yang datang ke rumahnya untuk menagih utang,” jelas Toyib.

Dikonfirmasi terpisah, dr Abror yang menangani Suryati menerangkan, begitu masuk IGD, tim medis langsung melakukan upaya “pencucian” lambung korban. Setelah itu, kondisi korban mulai membaik.

Dokter Abror menerangkan, diduga korban menenggak racun tak terlalu banyak. Sehingga, pasca dilakukan pencucian lambung kondisinya langsung beranjak normal. “Jika volumenya banyak, mungkin tidak secepat itu pulihnya,” jelasnya.

Bila kondisi pasien sudah membaik, Abror meminta korban didampingi psikiater. “Khawatir di lain hari keinginan untuk bunuh diri itu muncul kembali,” terangnya. (rpd/mie) Editor : Jawanto Arifin
#bunuh diri #terlilit utang #Polres Probolinggo Kota #racun tikus