DRINGU, Radar Bromo - Pemkab Probolinggo terus berupaya memudahkan pengurusan perizinan dan penanaman modal. Salah satunya dengan membangun layanan Probolinggo Regent Investment Center (PRIC) di Mal Pelayanan Publik. Pembangunannya direncanakan dimulai bulan depan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Probolinggo Hadi Prayitno mengatakan PRIC merupakan salah satu ruang layanan. Ruangan ini akan berisi beberapa monitor dan fasilitas yang menampilkan potensi investasi di Kabupaten Probolinggo.
“Ruangan ini nanti dibangun di lantai dua. Dibangun khusus menyajikan potensi investasi. Didesain sedemikian rupa untuk memudahkan investor supaya tertarik berinvestasi di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Ruangan akan didesain memiliki monitor touchscreen dengan sekali sentuh akan menampilkan beberapa menu potensi investasi. Selain itu, nantinya ada ruang pertemuan. Tujuannya, setelah investor tertarik pada salah satu objek dapat langsung merealisasikan perjanjian.
“Investor yang tertarik bisa langsung melakukan pertemuan. Jadi, lebih cepat dan memudahkan investor. Ketika investor deal berinvestasi, maka pendapatan asli daerah tentunya akan naik juga,” ujarnya.
Tak hanya PRIC yang segera dibangun di Mal Pelayanan Publik. Beberapa fasilitas juga akan dibangun di sana. Seperti layanan Bappeda dan Kantor Dispenduk Capil. “Mal Pelayanan Publik memang diperuntukkan sebagai pusat layanan. Jadi, semua OPD nanti kami upayakan pengurusan layanan dilakukan MPP,” ujarnya.
Hadi mengatakan, pembangunan PRIC direncanakan digarap bulan depan. “Namun, kami lihat ke depan seperti apa. Paling lambat awal 2020 sudah mulai pembangunan. Saat ini kami fokus pada launching UKK dulu,” ujarnya. (ar/rud)