Kepala Desa Gununggeni M. Aly mengatakan, pencurian itu terjadi sekitar pukul 03.30. Saat itu pihaknya mendapatkan laporan dari warga jika ada warganya yang kemalingan sapi. “Saya dapat informasi dari warga, bahwa ada dua sapi hilang di Dusun Kembang,” ujarnya.
Mendapati pencurian itu, sejumlah warga bergotong royong berusaha membantu korban. Yakni, dengan berusaha mengejar maling dan mencari sapi yang dibawa maling. “Kami langsung mengejarnya, berharap sapi yang dicuri bisa ditemukan,” ujarnya.
Pengejaran langsung dilakukan karena warga takut kehilangan jejak sapi, sehingga pihaknya belum sempat melapor ke kepolisian. Menurut Aly, pengejaran dilakukan ke arah selatan sampai Kabupaten Lumajang. Namun, sampai kemarin petang sekitar pukul 18.00, warga belum berhasil menemukannya. “Pengejaran terus kami lakukan,” ujar Aly.
Aly mengatakan, ukuran dua ekor sapi yang hilang itu berbeda. Ada yang sudah besar dan kecil. Selama ini dua ekor sapi itu dipelihara dalam satu kandang oleh Sunarno. Namun, sejatinya bukan miliknya semua. Sunarno. “Yang kecil itu milik Sunarno, sedangkan yang besar Sunarno mengambil jasa memelihara sapi milik orang lain,” ujar Aly.
Kapolsek Banyuanyar AKP M. Dugel mengaku belum mendapatkan laporan resmi dari korban. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak desa, namun masih belum ada laporan resmi terkait kejadian itu,” ujarnya. (mg1/rud)
Editor : Muhammad Fahmi