Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Fraksi Golkar Minta TPS Pedagang Pasar Baru Dibongkar

Jawanto Arifin • Sabtu, 3 Agustus 2019 | 19:00 WIB
Photo
Photo
KANIGARAN, Radar Bromo - Proyek pembangunan Pasar Baru Kota Probolinggo menjadi sorotan DPRD Kota Probolinggo. Ada perbedaan pandangan antara Badan Anggaran (Banggar) dengan Fraksi Golkar.

Banggar menyarankan, tahun depan eksekutif menambah anggaran pembangunan Pasar Baru. Semula anggaran pembangunannya dalam KUA-PPAS APBD 2020 hanya Rp 10 miliar.

“Banggar DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah sepakat bertambah menjadi Rp 19 miliar,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Roy Amran ketika menyampaikan saran dan pendapat Banggar terkait KUA-PPAS APBD 2020.

Sebaliknya, Fraksi Golkar menyarankan, jika Pasar Baru tidak segera dibangun, sebaiknya tempat penampungan sementara (TPS) Pedagang Pasar Baru dibongkar. Sebab, mengganggu arus lalu lintas.

“Jika Pasar Baru tidak segera dibangun, sebaiknya TPS Pasar Baru dibongkar. Ini, karena mengganggu arus lalu lintas di sepanjang Jalan Cut Nyak Dien,” ujar Perwakilan Fraksi Golkar Jamiatul Holifan.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin meminta ketegasan DPRD terkait pembangunan Pasar Baru. Ini, menyusul adanya perbedaan pandangan antara Banggar dan Fraksi.

“Kalau dilihat dari saran Banggar menyarankan menambah anggaran. Sedangkan, dari Fraksi Golkar justru meminta TPS dibongkar. Tidak ada kepastian. Kami ingin mendapat kepastian mengenai pendapat Banggar dan Fraksi,” ujarnya. (put/rud) Editor : Jawanto Arifin
#fraksi golkar #dprd kota probolinggo