Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bantah Punya Padepokan, Ini Asal Usul Ponco Suro yang Disorot

Muhammad Fahmi • Jumat, 28 Juni 2019 | 14:19 WIB
Photo
Photo
SUMBERASIH-Rahmad Hidayatullah alias Ormat, penulis sejumlah status kontroversial di media sosial membantah mempunyai padepokan. Warga Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menyebut nama kelompok pengajiannya berasal dari prasasti sejarah di Trowulan, Mojokerto.

“Waktu berkunjung ke Trowulan, Mojokerto, saya menemukan nama Ponco Waliko. Kemudian, teman-teman memanggil saya seperti itu. Tapi, karena saya tidak enak dipanggil seperti itu, makanya minta ganti Ponco Suro,” ujar Ormat -sapaan Rahmad Hidayatullah.

Menurutnya, tidak ada makna khusus dari nama Ponco Suro. Namun, Suro identik dengan bulan Jawa, 1 Suro. “Kan menurut teman-teman, apa yang ada di Ponco Waliko itu ada di saya. Saya tidak enak dipanggil seperti itu, akhirnya saya minta dipanggil Ponco Suro,” jelasnya.

Ormat juga membantah mempunyai padepokan. Menurutnya, pengajian yang dilakukan adalah pengajian keliling. “Memang ada tempat semacam gazebo untuk cangkrukan dengan teman-teman. Tapi, tidak benar saya punya pedepokan. Itu hoaks,” ujarnya.

Ormat juga menunjukkan kondisi gazebo di halaman belakang rumahnya. Halaman belakang itu tertutup dengan pagar tinggi dan menghalangi pandangan dari luar.

Namun, kini Ormat harus bersiap berhadapan dengan Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Probolinggo. Bahkan, MUI Kabupaten Probolinggo menilai posting-an akun facebook Ponco Suro dinyatakan menyimpang atau sesat. (put/rud)

  Editor : Muhammad Fahmi
#mui kabupaten probolinggo #poncosuro #bakorpakem