Kepastian itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Kota Probolinggo Agus Rudianto Ghaffur. Politisi PDIP yang akrab disapa dengan sebutan ARG itu menjelaskan, kocok ulang bakal dilakukan usai Lebaran.
“Pascameninggalnya Ji Santo (panggilan akrab almarhum H. Yusuf Susanto), maka anggota Fraksi PPP hanya tinggal 2 orang. Yaitu, Pak David (David Rosidy) dan Pak Robit. Aturannya, 1 fraksi itu kan minimal 3 orang, maka Fraksi PPP ini melebur ke fraksi lain,” ujarnya.
Fraksi PPP direncanakan masuk dalam Fraksi Gede. Sebelumnya, Fraksi Gede merupakan gabungan dari 2 parpol. Yakni, Gerindra dan Demokrat. Lantaran itu, bergabungnya PPP harus atas persetujuan 2 parpol itu.
“Yang sudah ada persetujuan sejauh ini baru dari Partai Gerindra. Yang Demokrat masih belum. Kemungkinan, perubahan fraksi dan AKD ini akan dilakukan setelah Lebaran,” ujarnya.
Dampak dari perubahan fraksi itu juga bisa membuat perubahan pada AKD. Seperti pada Badan Kehormatan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).
“Namun, adanya perubahan pada AKD ini tergantung pada kesepakatan 3 parpol ini nantinya. Yakni, Gerindra, Demokrat, dan PPP. Seperti di BK itu kan susunannya Kaji Leman (H Sulaiman; PDIP), Ifan (Jamiatul Holifan; Golkar) dan Robit Riyanto (PPP). Apakah posisi Pak Robit ini tetap atau berubah? Tergantung kesepakatan 3 parpol ini,” jelasnya.
Jika telah bergabung dengan Fraksi Gede, maka jumlah anggota Fraksi Gede 7 orang. Dengan rincian 3 dari Gerindra, 2 dari Demokrat, dan 2 dari PPP.
Saat ini di DPRD Kota Probolinggo ada 6 fraksi. Yaitu, fraksi PDIP, Golkar, Nasdem, PKB, Gede (Gerindra-Demokrat), dan PPP.
Dalam Tata Tertib DPRD Nomor 1 Tahun 2018 yang mengacu pada PP 12 Tahun 2017 menyebutkan bahwa syarat pembentukan fraksi terdiri atas 3 anggota.
Pascameninggalnya H. Yusuf Susanto, jumlah anggota Fraksi PPP hanya 2 orang yaitu David Rosidy dan Robit Rianto. Proses pergantian antarwaktu (PAW) sendiri tidak bisa dilakukan. Mengingat, masa tugas DPRD periode 2014-2019 akan berakhir pada Agustus mendatang atau hanya sekitar 2 bulan lagi. (put/mie) Editor : Jawanto Arifin