Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rambu Penunjuk Arah di Exit Tol Leces Dikeluhkan, Ini Alasannya

Jawanto Arifin • Kamis, 16 Mei 2019 | 16:09 WIB
Photo
Photo
LECES - Pengendara yang keluar dari exit tol Leces dibuat bingung dengan rambu penunjuk arah. Pada rambu di pintu keluar tol tersebut, lokasi yang tertulis adalah nama desa di Kabupaten Probolinggo. Bukan nama kota atau kabupaten. Sehingga, banyak pengemudi yang keluar tol keliru arah.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, mendekati traffic light setelah keluar tol, ke arah kiri tertulis Sumberkedawung dan Leces. Sedangkan rambu ke arah kanan, tertulis Clarak dan Wonoasih. Bagi pengemudi asal luar Probolinggo, tentu rambu ini membingungkan.

Seperti yang Yusuf Khanafi, 34, pengemudi Gran Max asal Solo, Jawa Tengah. Ia mengaku hendak ke Jember. Namun, saat keluar dari exit tol Leces, ia merasa arah Jember itu belok ke kanan. “Saya ingatnya di pertigaan Jorongan, ada plang arah. Di situ, kok tertulis Surabaya Banyuwangi. Akhirnya saya tanya, ternyata salah arah,” katanya.

Menurut Yusuf, rambu arah di exit tol harusnya nama daerah yang dikenal masyarakat luas. Seperti halnya arah ke selatan itu tertulis Lumajang-Jember. kemudian arah ke utara tertulis, Kota Situbondo-Surabaya.

“Kami gak tahu nama di rambu arah itu daerah mana. Kami pikirnya jalur exit tol ini dari arah barat, jadi kalau ke Jember belok kanan,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol Dwi Pratikto mengatakan, rambu yang dipasang itu sesuai petunjuk Dishub Kabupaten Probolinggo. Namun, ia menerima saran jika dianggap penamaan rambu membingungkan. “Nanti akan kami jadikan evaluasi,” kata Dwi –sapaan akrabnya– saat dihubungi via telepon. (mas/rf) Editor : Jawanto Arifin
#tol trans jawa #Tol Paspro #exit tol leces