Kemacetan ini tidak lepas dari banyaknya pedagang kaki lima (PKL) takjil. Mereka banyak membuka lapaknya di pinggir-pinggir jalan. Sedangkan, calon pembeli banyak yang memarkir kendaraannya di tepi jalan. Bahkan, ada yang tetap menunggu di badan jalan. Sehingga, membuat arus lalu lintas macet.
“Macetnya ruas jalan menjelang berbuka puasa ini tidak lepas karena banyaknya PKL yang berjualan di tepi jalan. Mereka berjualan takjil untuk berbuka puasa,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Probolinggo Sumadi.
Sumadi memastikan, akan menempatkan petugas di ruas jalan yang macet menjelang berbuka puasa. Juga akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkan pedagang. “Penertiban dilakukan jika pedagang berjualan dengan memakan badan jalan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Kota Probolinggo Subagyo membenarkan, jika macetnya sejumlah ruas jalan itu karena banyaknya aktivitas penjualan takjil. “Mereka ini PKL dadakan yang berjualan saat Ramadan. Di luar Ramadan mereka tidak berjualan,” ujarnya.
Pihaknya mengaku, telah berupaya dengan mengingatkan para PKL agar tidak berjualan dengan memakan badan jalan. Sebab, dikhawatirkan akan mengganggu aktivitas lalu lintas jalan. “Kalau penertiban, itu wilayah Satpol PP. Tapi, kami juga mengingatkan kepada pedagang agar tidak meninggalkan meja di tepi jalan begitu saja,” ujarnya. (put/rud) Editor : Jawanto Arifin