Kasi Destinasi Wisata Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Musa mengatakan, capaian itu sudah besar. Apalagi, jumlah PAD sektor pariwisata terus naik. “PAD kami selalu naik setiap tahunnya dan setiap PAK (Perubahan Anggaran Keuangan),” ujarnya.
Meski kekurangannya masih di atas angka seratur juta rupiah, Musa mengaku optimistis target itu akan tercapai. Apalagi, bulan ini termasuk bulan liburan. “Untuk mengejar kekurangan itu masih kurang sebulan ini. Kami pikir masih bisa, bahkan bisa melebihi target,” ujarnya.
Musa mengatakan, kantong penghasil PAD terbesar di sektor wisata pertama adalah wisata Gunung Bromo. Dari wisata ini PAD tersumbang Rp 837.685.000; ke dua, wisata Pantai Bentar yang menyumbang RP 490.904.000. Ke tiga, Air Terjun Madakaripura sekitar Rp 1.93.365.000 dan terakhir Arung Jeram sekitar Rp 122.657.000. “Untuk yang lainnya mendapatkan PAD di bawah Rp 100 juta. Kami masih optimistis target PAD sektor wisata tahun ini terpenuhi,” ujarnya. (sid/rud)
Editor : Muhammad Fahmi