Gudang yang terbuat dari tripleks tersebut, ludes dilalap api. Api pun nyaris merambat ke bangunan lain yang ada di sekitar pondok.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, api mulai muncul sekitar pukul 11.00. Api diduga berasal dari belakang gudang.
Lantaran bangunan mudah terbakar, api cepat membesar. Apalagi, di dalam gudang juga banyak benda yang mudah terbakar yakni bangku dari kayu serta mesin diesel.
Kobaran api dan kepulan asap bahkan terlihat sampai jalan raya. Situasi itu juga membuat santri di pondok, ikut geger.
Sampai berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung. Polisi juga datang ke lokasi.
Menurut Kapolsek Kademangan Kompol Tayib Subur, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. "Yang pasti saat api melalap bangunan, gudang dalam kondisi terkunci," beber kapolsek.
Polisi pun belum bisa memprediksi berapa kerugian akibat kebakaran. "Namun menurut laporan pengasuh, kerugian bisa mencapai seratus juta rupiah. Sebab, di dalam gudang, banyak terdapat bangku yang masih bisa digunakan," kata kapolsek. (sid/fun) Editor : Fandi Armanto