Koordinator Pengawas Proyek Budi Santoso mengatakan, pengerjaan jalan ini hampir selesai. Sampai Minggu (14/10), proyek yang ditarget rampung pada akhir bulan ini sudah mencapai sekitar 90 persen. “Sudah capai 80-90 persen untuk pengaspalannya. Kami terus mengebut pengerjaannya untuk menyelesaikan proyek ini sesuai target,” ujarnya.
Budi mengatakan, kini jalan yang sebelumnya hanya selebar sekitar 6 meter dan kini menjadi 7,5 meter itu tinggal menebalkan aspalnya. Menurutnya, kini tinggal satu lapis aspal. “Yang paling atas nanti kami menggunakan aspal yang plastik. Bukan aspal seperti biasanya,” ujarnya.
Setelah pengaspalan jalan ini rampung, pihaknya masih ada pengerjaan lain berupa pembangunan gorong-gorong. Sejauh ini, pengerjaan gorong-gorong ini juga sudah mulai digarap.
“Gorong-gorongnya ditarget sampai Desember. Untuk pengaspalan sendiri, terus kami lakukan dan kami kebut agar selesai sesuai target. Untuk gorong-gorong masih ada waktu lama. Tapi, jika pengaspalan nanti sudah selesai, kami akan fokus ke gorong-gorong,” ujarnya.
Budi mengatakan, adanya perbaikan jalan ini bertujuan untuk menunjang destinasi wisata Gunung Bromo. Selain di Kabupaten Probolinggo, perbaikan jalan menuju Gunung Bromo juga dilakukan di jalan Kabupaten Pasuruan. “Ini, jadi satu dengan Pasuruan. Yang di Probolinggo ini hanya kebagian sekitar 1,3 kilometer,” ujarnya. (sid/rud) Editor : Jawanto Arifin