Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jalan Tembus Permintaan Warga Gunung Tugel Sulit Dikabulkan

Jawanto Arifin • Kamis, 11 Oktober 2018 | 17:00 WIB
Photo
Photo
TONGAS - Jalan tembus yang diminta warga Dusun Gunung Tugel, RT 24 dan 25, RW VIII, Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, sulit direalisasikan. Sebab, berdasarkan survei di KM 11-700, lokasi itu tidak memungkinkan dibuat jalan terowongan.

Penyebabnya, karena tingginya tak sesuai dengan syarat konstruksi jalan tol. Konstruksi jalan tol menyaratkan, jalan terowongan harus memiliki tinggi minimal 5,1 meter.

Mistama, ketua RT 24 Desa Tongas Kulon yang ikut survei, menyampaikan hal itu. Menurutnya, pihak tol Paspro bersama warga sekitar sudah survei ke KM 11-700. Survei dilakukan untuk melihat kondisi lokasi. Apakah memungkinkan dibuat jalan tembus, seperti permintaan warga setempat.

Dan hasilnya, pihak tol menyebut, tidak memungkinkan dibangun jalan tembus. Sebagai gantinya, warga akan diberikan akses jalan berupa underpass.

Hanya saja bukan berada di KM tersebut. Melainkan bergeser sekitar 265 meter dari titik awal yang diminta warga. Sebab, titik itulah yang memenuhi konstruksi untuk dibuatkan jalan.

“Sepertinya banyak warga yang sepakat dengan adanya jalan itu. Soalnya meski bergeser, namun di sanalah titik yang memungkinkan untuk dibuat terowongan,” terangnya.

Hanya saja, pihaknya akan berembuk lagi dengan seluruh warga di RT 24 dan 25. Jika sepakat, akan dibuat penandatanganan kesepakatan.

“Tadi kan beberapa perwakilan warga saja yang ikut. Dan mayoritas sepakat jika lokasi terowongan digeser. Tapi, kami masih bicarakan dan rapatkan lagi dengan seluruh warga. Termasuk penandatanganan kesepakatan,” terang Mistama.

Terpisah, Agus Minarno selaku pejabat PPK jalan Tol Paspro mengatakan, pihaknya sudah menggelar sarasehan dengan warga membahas permintaan pembangunan jalan tembus di proyek tol. Hasilnya, sepakat dibangun boks underpass dan sosialisasi frontage untuk akses warga. sementara jalan tembus yang diminta warga dianggap tak sesuai dengan syarat rekonstruksi tol.

Dari hasil koordinasi sementara, warga yang ikut tinjau lapang sepakat dengan rencana itu. Namun belum final, mengingat kesepakatan itu akan dibuat hitam di atas putih.

“Insya Allah ada jalan keluar terbaik untuk hal ini. Semoga cepat selesai problem tersebut secara arif dan bijaksana,” pungkasnya. (rpd/hn) Editor : Jawanto Arifin
#warga gunung tugel #Tol Paspro #jalan tembus