Dari informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, tersangka berhasil dibekuk di salah satu rumah warga Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 04.00. Saat itu, tersangka sedang bertamu ke salah seorang warga Desa Pesisir.
Kapolsek Sukapura AKP Kusmidi mengatakan, upaya pihaknya menangkap tersangka tidak berjalan lancar. Sebab, tersangka yang mengetahui kedatangan polisi, berusaha kabur. “Sempat hendak kabur. Tapi, kami berhasil melumpuhkannya dengan timah panas di kaki bagian kiri,” ujarnya.
Setelah dilumpuhkan, tersangka berhasil ditangkap. Saat itu juga tersangka langsung dibawa ke Mapolsek Sukapura untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Pelaku kami tangkap karena melakukan pencurian di halaman Mapolsek Sukapura, Kamis (13/9) lalu,” ujarnya.
Kusmidi mengatakan, tersangka tergolong nekat. Dia mencuri sepeda motor KLX milik salah satu anggota Polsek Sukapura. Aksi pelaku itu diketahui salah satu saksi.
Namun, saksi itu tak curiga. Sebab, saksi itu berpikir pelaku sedang diperintah petugas polsek untuk melakukan sesuai. Sehingga, menggunakan motor korban.
Saat ditanya oleh saksi, pelaku juga mengaku sudah izin kepada petugas yang piket waktu itu. “Alasannya meminjam untuk digunakan ke Terminal Kota Probolinggo. padahal, kenyataannya, tersangka sama sekali tak izin,” jelas kapolsek.
Sebelum dibekuk, korban telah meminta tersangka agar mengembalikan motornya. Namun, permintaan korban tidak diperhatikannya. Sehingga, Selasa (18/9) lalu, korban membuat laporan kehilangan.
“Sudah diupayakan dan meminta dikembalikan. Tapi, beberapa hari setelah itu dihubungi lagi oleh korban ternyata handphone-nya sudah tidak aktif dan dibuatlah laporan. Minggu lalu baru pelaku berhasil kami amankan,” ujar polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.
Saat dimintai keterangan, menurut Kusmidi, tersangka mengaku telah menjual motor korban kepada warga Desa Legundi, Kecamatan Bantaran, berinisial TS. Namun, polisi belum berhasil menemukan TS.
“Penadahnya sudah kabur. Jadi, barangnya tidak ditemukan. Tapi, tadi (kemarin) siang petugas mendapatkan informasi motor itu ada di sebuah rumah di Sukapura. Kami cek dan ternyata benar,” ujarnya. (sid/mie) Editor : Muhammad Fahmi