Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sstt, EO Semipro Masih Cari Cara Tutupi Anggaran untuk Datangkan Artis

Jawanto Arifin • Sabtu, 25 Agustus 2018 | 15:30 WIB
Photo
Photo
MAYANGAN - Event tahunan Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) 2018 belum benar-benar siap. Selain persoalan rute pawai budaya yang berubah-ubah, anggaran mendatangkan artis untuk hiburan, ternyata tidak ter-cover dalam kontrak pemkot dengan event organizer (EO) senilai Rp 1,5 miliar.

Untuk mengatasi hal itu, EO kemudian menyewakan stan di sisi barat panggung. Rencananya, pemenang tender Semipro yakni PT Nusa Kreasi Persada akan mendatangkan empat artis untuk menghibur penonton.

Artis tersebut di antaranya Husein Idol, Jenita Janet, Yuni Sophia, dan Ririn Mong. Nah, EO harus mencari sendiri biaya mendatangkan artis-artis ini.

Krisna, dari pihak EO membenarkan jika biaya mendatangkan artis memang belum termasuk dalam anggaran Rp 1,5 miliar. Karena itu, pihaknya masih berupaya mencari sponsor untuk membiayai kebutuhan itu. Hanya saja, sampai Jumat (24/8) belum ada sponsor yang berminat.

Ia menuturkan, untuk biaya mendatangkan Husein dan Jenita Janet saja butuh Rp 330 juta. Belum untuk dua artis lainnya. Karena itu, pihaknya kemudian mencari jalan agar sebagian kebutuhan itu bisa tertutupi. Yakni, dengan menyewakan stan yang akan dibangun di sisi barat panggung utama.

Stan yang ada di dalam alun-alun itu ada dua jenis. Yakni, tenda kerucut yang jumlahnya 60 buah. Kemudian, 30 stan yang ada di dalam dome. Harga sewanya tentu berbeda.

Untuk stan kerucut, 20 di antaranya disewakan pada UMKM asal Kota Probolinggo. Harga sewanya Rp 500 ribu selama penyelenggaraan. Sementara 40 stan lainnya disewakan pada masyarakat umum. Harga sewanya Rp 3 juta.

Sedangkan untuk stan yang ada di dome, masing-masing disewakan dengan harga Rp 5 juta. Bedanya, stan di dalam dome ada fasilitas AC selain listrik dan kebersihan. Jika seluruh stan laku, maka EO bisa mendapat suntikan dana segar Rp 180 juta. Sejauh ini, baru 5 tenda kerucut yang disewa. Lainnya belum.

Meski belum bisa menutup kebutuhan anggaran untuk mendatangkan artis, hal itu, menurut Krisna, sedikit meringankan. Bagaimana jika ternyata stan itu tidak tersewakan semua? “Jika nantinya belum tersewakan semua, maka risiko kami. Semua anggaran untuk artis ditanggung kami,” kata Krisna.

Sementara itu, Kabid Promosi Wisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Suciati Ningsih membenarkan jika anggaran penyelenggaraan belum meng-cover kebutuhan untuk artis. “Anggaran itu hanya untuk operasional kegiatan selama sepekan saja,” katanya saat ditemui di sela-sela rapat koordinasi dengan Polres Probolinggo Kota.

Perempuan yang akrab disapa Suci itu mengatakan, anggaran Semipro tahun ini memang lebih kecil dari tahun lalu. Pada gelaran 2017, anggaran yang disediakan sekitar Rp 2 miliar. Itu pun banyak kebutuhan yang kemudian ditutupi oleh sponsor. “Tahun kemarin saja yang biayanya hampir Rp 2 miliar itu sebenarnya tidak cukup,” terangnya. (rpd/rf/mie) Editor : Jawanto Arifin
#semipro #husein idol #jenita jannet #seminggu di kota probolinggo #pemkot probolinggo #di-reject