Hal itu seperti yang dialami Sigit Sugianto, 28. Perjalannya mengantar apel terganggu usai pikap yang dikemudikannya menyeruduk dump truk B 9523 JW yang sedang ngeban.
Truk yang ngeban itu dikemudikan oleh Lasmono, 60, warga Jalan Ikan Lumba-lumba RT 06/ RW.02, Kelurahan/Kecamatan, Mayangan Kota Probolinggo.
Kecelakaan yang sempat mengambat arus lalu lintas itu sendiri terjadi sekitar pukul 04.00 di Jalan Raya Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.
Jhoni, 42 warga setempat menjelaskan, kecelakaan itu diduga dipicu sopir yang mengantuk. Sebab. Pikap bermuatan apel itu tiba-tiba oleng ke kiri dan menyasak dump truck yang sedang parkir di tepi jalan. Dump truk itu parkir lantaran rodanya meletus, sehingga harus ngeban (ganti roda).
Akibat benturan yang sangat keras itu, bagian kepala pikap ringsek parah. Hal itu membuat sang sopir terjepit. Tak hanya itu pada saat kecelakaan, sopir dump truk yakni Lasmono sedang berada di bawah truk.
Walhasil, kakinya pun patah. “Korban langsung dibawah kerumah Sakit Tongas. Kalau untuk sopir pikup, hanya terjepit saja. Luka lecet hanya sedikit,” terangnya. Sementara saat dikroscek ke RSUD Tongas dan RSUD dr Moh Saleh, korban sudah tak ada di lokasi kejadian.
Kasat Lanats Polres Probolinggo Kota, AKP Alpo Gohan memebenarkan kejadian itu. “Sopirnya ngotot mau pulang. Mereka pilih ke sangkal putung,” terangnya.
Dari hasil olah TKP, truk itu menepi dari arah barat ke timur. Truk berhenti lantaran alami pecah ban. Pada saat bersamaan di belakangnya terdapat pikap yang melaju searah.
Lantaran jarak dan waktu yang dekat, sehingga menymbur kendaraan di depannya. Kecelakaan itu terjadi pada saat bertepatan Lasmono hendak mengambil roda cadangan yang terletak di bawah kolong kendaraan truk. (rpd/mie) Editor : Muhammad Fahmi