Tak hanya meludeskan 3 rumah warga. Kebakaran hebat itu juga merenggut korban jiwa. Korban meninggal diketahui bernama Suto, 70, warga setempat.
Ia ditemukan tewas di salah satu kamar rumahnya dalam kondisi terpanggang. “Warga tak ada yang tahu persis kejadian sebenarnya. Tiba-tiba api sudah membesar saat itu,” ujar Supandi, warga setempat.
Informasi yang dihimpun, kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 11.30. Titik api itu pertama kali terlihat dari rumah Suto. Lantaran angin berembus kencang, api pun cepat merembet ke dua rumah lain yang bersebelahan dengan rumah Suto.
Yakni rumah Sugeng dan Slamet. Slamet merupakan menantu Sugeng. Saat api melalap tiga rumah itu, rumah Sugeng dan Slamet dalam kondisi kosong. Sementara itu, Suto sendiri diketahui ada di kamar. Tak diketahui, apakah ia saat api berkobar itu tengah tidur atau tidak.
Sekitar pukul 12.10, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Sekitar pukul 13.00, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan. Saat itulah ditemukan Suto dalam kondisi tewas terpanggang di kamar rumahnya.
Kapolsek Bantaran, Iptu Jamhari saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran hebat itu. “Saat ini, kami masih lakukan penyelidikan,” terangnya. (sid/mie) Editor : Jawanto Arifin