KANIGARAN, Radar Bromo- Pemkot Probolinggo memiliki banyak pekerjaan terkait penataan pedagang kaki lima (PKL). Relokasi PKL Pujasera Alun-Alun Kota Probolinggo ke Sentra Kuliner GOR A. Yani masih menyisakan masalah. Sejumlah 13 pedagang belum mendapatkan bedak.
Sentra PKL sisi selatan GOR A. Yani hanya dapat menampung 88 pedagang. Karena itu, sejumlah 13 PKL masih dijanjikan tempat di sisi utara GOR A. Yani.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdangan (DKUP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, di sisi selatan GOR A. Yani, khusus PKL GOR A. Yani dan PKL Pujasera. Namun, dari sekitar 60 PKL di Pujasera, tidak samuanya kebagian tempat.
“Masih ada sekitar 13 PKL (Pujasera) yang belum dapat tempat di Sentra Kuliner GOR A. Yani sisi selatan,” katanya, Senin (18/8).
Karena itu, kata Fitri, 13 PKL itu akan ditempatkan di sisi utara GOR bersama PKL sepanjang Jalan dr. Soetomo. Selebihnya, stan yang tersisa untuk pedagang yang berjualan minuman dan makanan modern atau kelas menengah ke atas. Dengan begitu, Sentra Kuliner GOR A. Yani lengkap. Baik kuliner tradisional maupun modern.
“Kami masih mendata dan memastikan, PKL sepanjang Jalan dr. Soetomo berapa orang. Kemudian, ditambah 13 PKL Pujasera yang tersisa. Rencana sisi utara bakal dibangun sekitar 90 stan,” terangnya.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Gigih Ardityawan Pratama mengatakan, sentra kuliner sisi utara GOR A. Yani sudah siap dibangun. Pihaknya sudah menyelesaikan pembangunan paving dan salurannya.
“Lahan yang akan dibangun stan PKL sudah selesai dipaving dan salurannya,” katanya. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga